Mendag: Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru Aman

- Minggu, 4 Desember 2022 | 08:11 WIB
Mendag: harga dan ketersediaan pangan jelang Libur Natal dan Tahun Baru aman. (Istimewa/jangkauindonesia.com)
Mendag: harga dan ketersediaan pangan jelang Libur Natal dan Tahun Baru aman. (Istimewa/jangkauindonesia.com)

SINAR HARAPAN - Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, memastikan harga dan ketersediaan pangan jelang libur Natal dan Tahun Baru aman.

"Harga stabil aman, Natal dan Tahun Baru (Nataru) cukup stoknya tersedia," ungkapnya dalam bincang-bincang bersama Hotman Paris di Jakarta, Sabtu 3 Desember 2022.

Mendag juga memaparkan sejumlah harga pangan yang dipantaunya usai melakukan sidak di sejumlah pasar di Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa di Batam Resmi Beroperasi

"Saya sudah keliling ke Semarang sama Pak Erick sama Pak Ganjar, kita cek harga-harga. Ada yang murah sekali, ayam. Jadi ayam itu terlalu murah, harganya Rp32 ribu di pagi hari, Rp30 ribu di jam 09.00, Rp28 ribu siang hari. Kalau murah petani ayam bangkrut. Nah ini kita akan naikkan agar bisa Rp 35 ribu. Tapi telur naik Rp30 ribu mestinya Rp29 ribu, jadi ada yang turun ada yang naik, tapi secara umum inflasi kita 5,42 persen, jadi turun. Secara umum, secara keseluruhan. Jadi harga stabil," kata Mendag.

Sebelumnya, Mendag Zulkifli Hasan bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meninjau Pasar Rasamala, Kota Semarang, Jumat 2 Desember 2022.

Peninjauan di pasar tradisional itu untuk memastikan komoditas pangan tetap aman dan terjangkau masyarakat, terlebih menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Manfaatkan Momentum Piala Dunia 2022, Sandiaga Uno Promosikan Pariwisata RI di Qatar

Menurut Zulkifli Hasan, beberapa komoditas mengalami mengalami kenaikan maupun penurunan harga.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti cabai rawit dan telur ayam, sementara yang mengalami penurunan antara lain daging ayam.

Meski naik, kata dia, kenaikan yang terjadi masih dalam batas normal.

Baca Juga: Bank BNI (BBNI )Ikut Kembangkan Bakauheni Harbour City

Ia menuturkan pemerintah telah menyiapkan upaya jika memang terjadi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang signifikan.

Menurut dia, pemerintah daerah memiliki alokasi anggaran tidak terduga sebesar 2 persen yang bisa digunakan untuk memberikan subsidi harga bahan kebutuhan pokok jika terjadi kenaikan.***

 

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhirnya! Harga Saham GOTO Breakout Resistance

Kamis, 2 Februari 2023 | 13:02 WIB

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Cek Harganya!

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:35 WIB

Janji Akan Bagi Dividen, PT PGE Siap IPO

Kamis, 2 Februari 2023 | 09:42 WIB

Dana Abadi Untuk Pendidikan Capai Rp129 Triliun

Kamis, 2 Februari 2023 | 09:12 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Kudus Lampaui Target

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:54 WIB

Kinerja Solid, Laba Bersih BRIS Melesat 40,68 Persen

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:32 WIB
X