Suku Bunga Acuan Terus Naik, APLN Tetap Optimis Bisnis Properti Tetap Tumbuh

- Selasa, 29 November 2022 | 09:34 WIB
Suku bunga acuan terus naik, APLN tetap optimis bisnis properti tetap tumbuh.
Suku bunga acuan terus naik, APLN tetap optimis bisnis properti tetap tumbuh.

SINAR HARAPAN - Di tengah kenaikan suku bunga acuan yang terus dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) dalam mengatasi inflasi, PT Agung Podomoro Land (APLN) tetap optimistis bisnis properti di tanah air pada tahun depan akan tetap tumbuh positif.

Perlu diketahui, meskipun pemerintah telah memperpanjang kebijakan pelonggaran rasio loan to value (LTV) dan financing to value (FTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR) serta pembiayaan properti hingga 31 Desember 2023, pengaruh insentif DP 0% tersebut tidak serta merta meringankan beban pembayaran customer untuk membeli properti.

Marketing Director APLN, Agung Wirajaya, menyampaikan pada Senin kemarin, di tengah ketidakpastian ekonomi global, melalui berbagai strategi dan inisiatif baru, perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan bisnis yang sangat positif.

Baca Juga: Sentimen dari OPEC+, China, dan G7 Saling Tarik Menarik, Harga Minyak Ditutup Beragam

Sebagai contoh pada saat pandemi, emiten berkode saham APLN itu meluncurkan hunian di Kota Podomoro Tenjo dan terjual hingga 4.500 unit. Bahkan, apartemen Podomoro City Deli Medan yang dibangun APL di Medan terjual dalam waktu singkat.

"Dengan berbagai perubahan pasca COVID-19, sebagai pengembang kami dituntut untuk melakukan berbagai terobosan agar proyek-proyek properti kami sesuai dengan kebutuhan masa kini dari konsumen. Strategi itu yang telah dilakukan oleh Agung Podomoro dalam tiga tahun terakhir dan berhasil," ujar Agung dalam keterangan di Jakarta.

"Saat orang mundur, kami selalu terus melaju. Di saat orang menahan penjualan dan ekspansi, kami jalan terus. Sebab kebutuhan hunian masih sangat besar sekali gap-nya. Sekarang sudah mencapai 12,7 juta, dan pasti setiap tahun akan bertambah terus jumlahnya. Kalau pun seluruh pengembang bergabung, belum tentu dapat memenuhi kebutuhan hunian yang sangat besar itu," kata Agung.

Baca Juga: Riset: Gopay, E-Wallet Terbanyak Yang Digunakan Masyarakat Indonesia

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal III 2022, perekonomian Indonesia tumbuh 5,72 persen secara tahunan. Angka itu lebih tinggi dari pertumbuhan pada kuartal II 2022 yang sebesar 5,44 persen secara tahunan.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhirnya! Harga Saham GOTO Breakout Resistance

Kamis, 2 Februari 2023 | 13:02 WIB

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Cek Harganya!

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:35 WIB

Janji Akan Bagi Dividen, PT PGE Siap IPO

Kamis, 2 Februari 2023 | 09:42 WIB

Dana Abadi Untuk Pendidikan Capai Rp129 Triliun

Kamis, 2 Februari 2023 | 09:12 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Kudus Lampaui Target

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:54 WIB

Kinerja Solid, Laba Bersih BRIS Melesat 40,68 Persen

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:32 WIB
X