Genjot Ekspor Industri Makanan dan Minuman, Kemenperin Targetkan Ekspor Bumbu Capai US$2 Miliar

- Selasa, 29 November 2022 | 09:03 WIB
Genjot ekspor industri makanan dan minuman, Kemenperin targetkan ekspor bumbu capai US$2 miliar. ( : Istimewa)
Genjot ekspor industri makanan dan minuman, Kemenperin targetkan ekspor bumbu capai US$2 miliar. ( : Istimewa)

SINAR HARAPAN - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menggenjot industri makanan dan minuman untuk meningkatkan kinerja ekspor, salah satunya peningkatan target nilai ekspor bumbu dan rempah mencapai US$2 miliar hingga 2024, seiring dengan meningkatnya neraca perdagangan subsektor industri tersebut.

Direktur Jenderal Industri Agro, Putu Juli Ardika, lewat keterangannya di Jakarta, Senin kemarin, mengatakan bahwa berbagai kebijakan telah digulirkan pemerintah untuk mendorong ekspor dan jaminan ketersediaan bahan baku dari sisi suplai melalui peningkatan daya saing dan produktivitas industri.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan ekspor bumbu masakan dan rempah melalui program “Spice Up the World” dan pengembangan restoran Indonesia di luar negeri.

Baca Juga: Riset: Gopay, E-Wallet Terbanyak Yang Digunakan Masyarakat Indonesia

Adapun target program tersebut hingga tahun 2024 yaitu peningkatan nilai ekspor bumbu dan rempah menjadi US$2 miliar serta hadirnya 4.000 restoran Indonesia di luar negeri.

Melalui program tersebut, diharapkan industri bumbu masak atau cooking aid dapat memanfaatkan rantai produksi global dengan terus meningkatkan inovasi produk, kemasan dan promo merek sehingga produk makanan dan minuman yang diproduksi di tanah air dapat diterima oleh pasar dunia.

Di samping itu, lanjut Putu, untuk sisi permintaan, Kemenperin mendukung perluasan akses pasar dan pengurangan hambatan.

Baca Juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 1 Jakarta Tambah 20 Perjalanan Kereta Api

Pada Januari-September 2022, ekspor industri makanan dan minuman mencapai US$35,99 miliar, meningkat pesat dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar US$12,76 miliar.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: kemenperin.go.id, ANTARA, Berbagai Sumber

Artikel Terkait

Terkini

Akhirnya! Harga Saham GOTO Breakout Resistance

Kamis, 2 Februari 2023 | 13:02 WIB

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Cek Harganya!

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:35 WIB

Janji Akan Bagi Dividen, PT PGE Siap IPO

Kamis, 2 Februari 2023 | 09:42 WIB

Dana Abadi Untuk Pendidikan Capai Rp129 Triliun

Kamis, 2 Februari 2023 | 09:12 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Kudus Lampaui Target

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:54 WIB

Kinerja Solid, Laba Bersih BRIS Melesat 40,68 Persen

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:32 WIB
X