• Selasa, 7 Februari 2023

NCSR Gelar ASRRAT 2022, BMRI hingga BBRI Raih Peringkat Platinum

- Minggu, 27 November 2022 | 10:56 WIB
NCSR gelar ASRRAT 2022, BMRI hingga BBRI raih peringkat platinum.
NCSR gelar ASRRAT 2022, BMRI hingga BBRI raih peringkat platinum.

SINAR HARAPAN - National Center Sustainability Report (NCSR) kembali menggelar pemeringkatan laporan keberlanjutan tingkat Asia (Asia Sustainability Reporting Rating/ASRRAT) 2022.

Pada ​​​​​​​acara yang bertajuk "Pathway to Circular Economy" tersebut juga diluncurkan nama dan logo baru NCSR yang berubah menjadi National Center for Corporate Reporting (NCCR).

Dilansir dari situs resmi NCSR pada sabtu kemarin, penyerahan trofi penghargaan yang telah berjalan 18 tahun dan juga diikuti negara Bangladesh, Filipina, Australia, dan Rusia ini berlangsung di Jakarta, Kamis lalu.

Baca Juga: Penggunaan Biodiesel Tidak Mengganggu Pasokan Minyak Sawit Untuk Kebutuhan Pangan

NCCR memberikan empat peringkat laporan keberlanjutan, yaitu Platinum (tertinggi), Gold, Silver dan Bronze. ASRRAT 2022 diikuti oleh 50 perusahaan/organisasi.

Sebanyak 10 perusahaan meraih peringkat Platinum yakni PT Pupuk Indonesia , PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank BTPN (BTPN), PT Indonesia Power, PT Bio Farma (Persero), PT Petrokimia Gresik, PHE ONWJ, PT BRI (BBRI), Bank BJB (BJBR), dan PT Pupuk Kalimantan Timur.

Sedangkan, laporan keberlanjutan peringkat Gold tahun ini diberikan kepada 32 perusahaan/organisasi, yakni PT BNI (BBNI) Tbk, PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO), LUKOIL (Rusia), PT Sarana Multigriya Finansial, PT PLN Nusantara Power, PT Cikarang Listrindo Tbk, PT Pertamina Drilling Services Indonesia, PT Indonesia Infrastructure Finance, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG), PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), dan PT Perkebunan Nusantara X.

Baca Juga: Finlandia dan Spanyol Minat Garap Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)

Selanjutnya, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, BPJS Ketenagakerjaan, PT United Tractors (UNTR), PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Badak NGL, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (WIKA) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), PT TIMAH Tbk (TINS), Bank Asia Limited (Bangladesh), Standards Bank Limited (Bangladesh) , PT Agincourt Resources, Meralco (Philippine), PT MRT Jakarta (Perseroda), Universitas Brawijaya, PT ABM Investama Tbk, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, PT Bukit Asam (PTBA), dan PT Kideco Jaya Agung.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

21 Pinjol Miliki Kredit Macet di Atas 5 Persen

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:34 WIB

Harga Saham PADA Sentuh ARB, Hold atau Jual?

Senin, 6 Februari 2023 | 12:48 WIB
X