Studi HSBC: Pebisnis di Indonesia Tetap Optimis Mampu Ekspansi pada 2023

- Jumat, 25 November 2022 | 15:42 WIB

Ilustrasi (dok/kargoku.id)

SINAR HARAPAN--Kalangan usahawan Indonesia diperkirakan tetap akan mengejar pertumbuhan di tengah kondisi global yang bergejolak pada 2023. Mereka juga berusaha menyeimbangkan antara target ekspansi ke global dengan upaya mengatasi tantangan dalam hal perdagangan dan penyediaan.

Hal itu terungkap dalam studi terbaru dari HSBC berjudul “Business Balancing Act”. Studi itu menunjukkan, sebesar empat dari lima perusahaan menengah atau perusahan yang memiliki perputaran uang antara US$10 juta sampai dengan US$500 juta, berencana untuk berekspansi ke pasar internasional pada 2023.

Survei yang menargetkan Chief Executive Officer (CEO) maupun Chief Financial Officer (CFO) dari 2.100 bisnis di 14 pasar di seluruh dunia itu mengungkapkan bahwa pemimpin bisnis dari Indonesia menargetkan untuk masuk setidaknya ke satu pasar di luar negeri.

Dikutip dari Bisnis.com, empat per lima (80 persen) perusahaan menengah (medium enterprises) dari Indonesia memperkirakan bakal tetap tumbuh pada 2023, di tengah kondisi perlambatan ekonomi global.  Kemudian, hampir separuh (46 persen) perusahaan menengah memperkirakan pertumbuhan antara 15 persen – 20 persen, sementara seperlima (19 persen) mengharapkan peningkatan sebesar 10 persen – 14 persen pada 2023

Para pelaku usaha tetap optimistis bisnis mereka tumbuh, di tengah kekhawatiran akan inflasi dan peningkatan biaya hidup (49 persen) serta suku bunga (42 persen).

Global Banking Director HSBC Indonesia Riko Tasmaya menilai perusahaan menengah di Indonesia tetap ingin berlari kencang untuk mengejar pertumbuhan yang sempat terhambat selama pandemi. Namun demikian, kondisi pasar global pada tahun depan membuat pelaku bisnis menengah berpikir keras.

“Mereka memikirkan bagaimana upaya terbaik dalam menyeimbangkan target pertumbuhan dengan risiko volatilitas pasar yang mungkin terjadi,” kata Riko.

Riko menuturkan keinginan para pelaku usaha untuk bertumbuh dengan cara berekspansi secara internasional harus dipersiapkan dengan mempertimbangkan kompleksitas ekonomi global serta pemanfaatan teknologi yang makin meningkat.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Bisnis.com

Tags

Terkini

Lanjut Bullish, Harga Saham KBLM Melesat Lagi

Senin, 30 Januari 2023 | 12:43 WIB

Harga Saham ADMR Kembali Jatuh, Hold atau Jual?

Senin, 30 Januari 2023 | 12:31 WIB

Resmi! JD.ID Tutup Layanan di Indonesia

Senin, 30 Januari 2023 | 11:53 WIB

Kasus Babi Mati Mendadak Naik Menjadi 256 Ekor

Minggu, 29 Januari 2023 | 17:08 WIB
X