• Rabu, 7 Desember 2022

KNEKS Optimis Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkembang Dengan Penguatan Industri Halal

- Kamis, 24 November 2022 | 14:48 WIB
KNEKS optimis ekonomi dan keuangan syariah berkembang dengan penguatan industri halal. (Yuanita SH)
KNEKS optimis ekonomi dan keuangan syariah berkembang dengan penguatan industri halal. (Yuanita SH)

SINAR HARAPAN - Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNEKS), Putu Rahwidhiyasa, mengatakan bahwa KNEKS bersama dengan kementerian dan lembaga yang terkait dengan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah memiliki sejumlah program prioritas untuk menguatkan rantai nilai industri halal Indonesia atau halal value chain.

Mengacu pada Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024, penguatan rantai nilai halal atau halal value chain (HVC) merupakan bagian dari strategi utama dalam mewujudkan Indonesia yang Mandiri, Makmur, dan Madani dengan menjadi Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka Dunia.

KNEKS Menginterpretasikan masterplan ekonomi dan keuangan syariah 2019-2024 ke dalam 13 program prioritas dan 17 program reguler. Alhamdulillah dari 13 program prioritas telah netes istilahnya itu 10 program prioritas,” ujar Putu dalam seminar bertajuk “Menuju Pusat Industri Halal Dunia: Prospek dan Tantangan Ekonomi dan Keuangan Syariah” yang digelar Infobank bersama KNEKS, di Jakarta, Kamis 24 November 2022.

Baca Juga: Bank BCA (BBCA) Bagi Dividen Lebih Dari Rp4 Triliun, Cek Jadwalnya!

Terkait dengan industri halal itu sendiri, terdapat Masterplan Industri Halal Indonesia (MPIHI) 2023-2029 yang menitikberatkan pada sosialisasi kepada para stakeholders terkait dan monev progress capaian program termaktib di MPIHI.

Beberapa program yang menjadi rencana kerja KNEKS terkait masterplan industri halal di Indonesia tersebut, antara lain percepatan sertifikasi halal UMK, kodifikasi data industri produk halal, mengembangkan industri kesehatan syariah, modernisasi rumah potong hewan, dan pariwisata ramah muslim.

Salah satu yang menjadi fokus utama pengembangan industri halal sesuai MPIHI adalah sertifikasi produk halal. Dalam prosesnya, sertifikasi produk halal sering kali terjadi hambatan sehingga untuk mendapatkan sertifikasi halal memakan waktu yang lama. Untuk itu, KNEKS berharap adanya percepatan sertifikasi halal di tahun mendatang.

Baca Juga: MTEL Catatkan Capaian Cemerlang Setahun Melantai di BEI

Perusahaan yang sudah tersertifikasi halal didominasi oleh sektor makanan sebesar 90% lebih dibanding sektor lainnya. Di samping itu, perusahaan tersertifikasi halal pada sektor farmasi dan sektor kosmetik terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: Seminar “Menuju Pusat Industri Halal Dunia: Prospek dan Tant, infobank

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! Jasa Armada Indonesia (IPCM) Punya Dirut Baru

Rabu, 7 Desember 2022 | 11:56 WIB

Laba Konsolidasi BUMN Tembus Rp155 Triliun

Selasa, 6 Desember 2022 | 09:25 WIB
X