• Rabu, 30 November 2022

IOG 2022 Resmi Dibuka, Menteri ESDM Sebut Revisi UU Migas

- Kamis, 24 November 2022 | 09:11 WIB
IOG 2022 resmi dibuka, Menteri ESDM sebut revisi UU Migas. (ANTARA)
IOG 2022 resmi dibuka, Menteri ESDM sebut revisi UU Migas. (ANTARA)

SINAR HARAPAN - Ajang 3rd International Convetion of Indonesia Upstream Oil and Gas 2022 (IOG 2022) yang resmi dibuka pada Rabu kemarin, acara yang dilaksanakan pada 23 hingga 25 November 2022 menjadi salah satu upaya untuk menarik investasi di sektor hulu migas Indonesia.

Untuk itu pada pembukaan ajang tersebut pada hari Rabu kemarin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan revisi Undang Undang Minyak dan Gas (UU Migas) salah satunya bertujuan menggenjot investasi di Tanah Air melalui pemberian perbaikan termin fiskal hingga kemudahan berusaha.

"Dengan memberikan perbaikan terminal fiskal, asumsi dan pelepasan, kemudahan berusaha dan kepastian kontrak," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam Konvensi Internasional III Industri Hulu Minyak dan Gas 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu.

Baca Juga: Kredit Tumbuh, BI Catat Uang Beredar Lebih dari Rp8.000 Triliun

Untuk mendorong lebih banyak investasi hulu di Tanah Air, lanjutnya, pemerintah melakukan terobosan melalui fleksibilitas kontrak, insentif fiskal dan non fiskal, perizinan pengajuan daring, dan penyesuaian regulasi untuk inkonvensional.

Adanya relaksasi tersebut, kata dia, mengingat industri hulu migas saat ini mengalami tantangan terutama dari segi biaya eksplorasi, produksi, hingga akses ke sumber daya yang meningkat. Di sisi lain industri migas menghadapi tantangan kritis karena kebutuhan transisi energi bersih dan mengurangi karbon.

Namun, lanjut dia, perkembangan tersebut membuat sektor keuangan berhenti memberikan pembiayaan proyek migas baru dan mengarahkan dananya untuk pengembangan energi terbarukan sehingga terjadi defisit investasi.

Baca Juga: Piaggio, Perusahaan Otomotif asal Italia, Resmi Punya Pabrik di Indonesia

Dunia usaha kemudian melakukan diversifikasi operasi dengan investasi di bidang non-inti di antaranya pengembangan energi terbarukan, kelistrikan, dan baterai.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! UMP Jawa Barat Tahun 2023 Naik 7,8 Persen

Selasa, 29 November 2022 | 05:57 WIB
X