Gelar Electric Vehicle Funday, Menhub Ungkap Sejumlah Keuntungan Kendaraan Listrik

- Senin, 21 November 2022 | 09:30 WIB
Gelar Electric Vehicle Funday, Menhub ungkap sejumlah keuntungan kendaraan listrik. (ANTARA)
Gelar Electric Vehicle Funday, Menhub ungkap sejumlah keuntungan kendaraan listrik. (ANTARA)

SINAR HARAPAN - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar kegiatan Electric Vehicle Funday di Jakarta, Minggu kemarin, sebagai bagian dari sosialisasi penggunaan kendaraan listrik secara massal di Indonesia.

“Saat ini sudah banyak kendaraan listrik yang bentuknya keren, energi bersih ramah lingkungan, dan lebih irit dari kendaraan berbahan bakar fosil (BBM)," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu.

Menhub juga mengungkapkan sejumlah keuntungan dengan menggunakan kendaraan listrik, mulai dari penghematan energi, biaya, insentif pajak dan sebagainya.

Baca Juga: Kembangkan 16 Bandara di Indonesia, Whitesky Group Gandeng Sinobec Trading

Menhub mengatakan kendaraan listrik secara keseharian dapat lebih irit 75 persen dibandingkan dengan motor BBM, apabila biasanya mengeluarkan uang Rp100 ribu sehari, konsumsi kendaraan listrik hanya sekitar Rp25 ribu saja dalam sehari.

Berdasarkan hitungan yang dilakukan Ditjen Perhubungan Darat, satu liter BBM setara dengan 1,2 Kwh listrik. Dengan harga listrik per kWh Rp 1.444 atau dibulatkan Rp 1.500, berarti 1,2 kWh listrik harganya sekitar Rp 1.700.

Artinya penggunaan kendaraan listrik jauh lebih hemat jika dibandingkan dengan satu liter BBM yang saat ini seharga Rp10.000-Rp21.000.

Baca Juga: Freeport Dirikan Fasilitas Pengolahan Limbah Smelter di Gresik

Pada mobil listrik, setiap 1 kilowatt hour (kWh) bisa menjalankan mobil listrik sejauh 5-7 kilometer, sementara dengan kapasitas penuh mobil listrik rata-rata sebesar 45 kWh, kendaraan listrik bisa melaju hingga 300 kilometer.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bisnis Thrift Shop Kian Diminati Anak Muda

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:38 WIB

BTPN Optimis Dapat Penuhi Aturan Saham Free Float

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:15 WIB

Surplus, Jawa Barat Tidak Perlu Beras Impor

Rabu, 25 Januari 2023 | 11:57 WIB
X