Saham BYAN Melesat Lagi, Ada Apa?

- Jumat, 18 November 2022 | 12:24 WIB
Saham BYAN melesat lagi, ada apa? (pexels.com)
Saham BYAN melesat lagi, ada apa? (pexels.com)

 

SINAR HARAPAN - Harga saham Bayan Resources (BYAN) melanjutkan penguatan pada hari sebelumnya dan melesat 5,33 persen pada perdagangan sesi I siang hari ini Jumat 18 November 2022. Setelah hari Kamis kemarin perseroan mengumumkan akan adanya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan membahas Stock Split dengan rasio 1:10.

Pada siang hari ini, harga saham BYAN melesat 5,33 persen ke harga Rp88.450. Saham BYAN telah menguat sejak 2 hari lalu, tepatnya pada hari Rabu tanggal 16 November saham BYAN menguat 3,37% dan ditutup pada Rp75.975 sehingga berhasil menembus resistance Rp74.000.

Penguatan dilanjutkan pada keesokan harinya, Kamis kemarin, yang mana saham BYAN melesat 10,53 persen ke harga Rp83.975. lalu pada siang hari ini harga saham BYAN juga naik 5,33 persen ke harga Rp88.450.

Baca Juga: BI Naikkan Lagi Sukubunga Acuan 50 Basis Poin Jadi 5,25%

Pada hari Kamis kemarin, BYAN mengundang para pemegang saham yang terdaftar sampai dengan 25 Oktober 2022 untuk melakukan RUPSLB dengan agenda persetujuan stock split.

Dilansir dari undangan RUPSLB tersebut, perseroan berencana untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham dengan tujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan di Bursa dengan harga saham yang lebih terjangkau oleh para investor khususnya investor ritel, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pemegang saham Perseroan.

Sejalan dengan rencana pemecahan nilai nominal saham maka perlu
dilakukan perubahan anggaran dasar Perseroan khususnya mengenai pasal 4
ayat 1 dan 2, dimana pemecahan nilai nominal saham dan perubahan anggaran
dasar tersebut wajib memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham
berdasarkan Pasal 19 ayat 1 UUPT dan Pasal 12 Anggaran Dasar Perseroan.

Baca Juga: E-meterai Wajib Untuk Pemberkasan PPPK dan ASN, Simak Cara Beli dan Pakainya!

Sampai saat tulisan ini dibuat belum ada ringkasan risalah resmi dari BYAN mengenai RUPSLB tersebut.***

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: Rti Business, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X