Harga Gas Alam Anjlok 13,75 Persen, Empat Negara Uni Eropa Ancam Blokir Solusi Krisis Energi

- Minggu, 13 November 2022 | 10:42 WIB
Harga gas alam anjlok 13,75 persen, empat negara Uni Eropa ancam blokir solusi krisis energi. (RT.com)
Harga gas alam anjlok 13,75 persen, empat negara Uni Eropa ancam blokir solusi krisis energi. (RT.com)

SINAR HARAPAN - Harga gas alam TTF Belanda yang menjadi acuan Uni Eropa anjlok 13,75 pada akhir perdagangan pekan ini, Jumat 11 November sehingga ditutup pada harga 97,85 euro per MWh.

Harga tersebut merupakan harga terendah sejak Juni 2022. Namun, turunnya harga gas alam ditengah krisis energi di Eropa tidak disambut baik oleh semua pihak.

Jelang pertemuan menteri energi Eropa pada 24 November yang akan datang, empat negara Uni Eropa (UE) justru mengancam untuk memblokir serangkaian solusi demi mengatasi krisis energi saat ini, termasuk langkah-langkah untuk membeli gas alam bersama dan mempercepat perizinan proyek energi terbarukan.

Baca Juga: Pemerintah Gunakan 1.452 Unit Kendaraan Listrik Dalam Ajang G20

Keempat negara tersebut yakni Belgia, Yunani, Italia, dan Polandia yang mengancam akan memblokir seluruh solusi terkait energi yang dirancang untuk meringankan krisis energi di 27 negara UE.

Ancaman tersebut muncul dikarenakan rencana pembatasan harga gas alam tidak termasuk dalam daftar proposal yang akan disepakati oleh negara-negara UE.

Para menteri energi Uni Eropa direncanakan akan menyetujui pembatasan harga pada pertemuan 24 November yang akan datang dan Keempat negara tersebut menuntut proposal yang komprehensif mengenai batas harga gas alam dari Komisi Eropa sebelum tanggal pertemuan tersebut.

Baca Juga: Pertamina, Chevron, dan Keppel Teken JSA Kembangkan Hidrogen Hijau

Namun, Jika tidak, keempatnya tidak akan menyetujui seluruh tindakan terkait energi yang akan disetujui pada tanggal tersebut. Langkah-langkah tersebut termasuk pembelian gas bersama oleh negara-negara UE, dan mempercepat perizinan proyek energi terbarukan.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: OilPrice, Trading View

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bisnis Thrift Shop Kian Diminati Anak Muda

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:38 WIB

BTPN Optimis Dapat Penuhi Aturan Saham Free Float

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:15 WIB

Surplus, Jawa Barat Tidak Perlu Beras Impor

Rabu, 25 Januari 2023 | 11:57 WIB
X