Akuisisi 6.000 Tower Telkomsel, Laba Bersih MTEL Mencapai Rp1,22 Triliun

- Rabu, 2 November 2022 | 08:01 WIB
Akuisisi 6.000 Tower Telkomsel, laba bersih MTEL mencapai Rp1,22 triliun.
Akuisisi 6.000 Tower Telkomsel, laba bersih MTEL mencapai Rp1,22 triliun.

SINAR HARAPAN - PT Dayamitra Telekomunikasi (MTEL/Mitratel), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) mencatatkan laba bersih Rp1,22 triliun pada kuartal III-2022 atau melesat 18,1 persen (yoy).

Perlu diketahui, MTEL telah mengakuisisi 6.000 tower milik PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), aksi korporasi tersebut menjadikan Mitratel sebagai perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara dengan kepemilikan 35.051 tower 50.390 tenant.

Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, Theodorus Ardi Hartoko, dalam keterangannya di Jakarta, menuturkan bahwa pertumbuhan bisnis perusahaan di periode kuartal I-III 2022 tercatat terus konsisten tumbuh lebih besar dari pertumbuhan industri dengan menorehkan rata-rata pendapatan selama 5 tahun atau Compound Annual Growth Rate 2017-2021 (CAGR) sebesar 14 persen. Hal tersebut menjadikan profitabilitas Mitratel naik lebih signifikan dibandingkan tahun lalu.

Baca Juga: Harga Saham NISP Balik Arah, Kinerja Keuangan Cukup Baik

Pendapatan perseroan selama periode 9 bulan pertama 2022 ini naik 11,5 persen secara tahunan menjadi Rp5,6 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp5,02 triliun. Begitu juga dengan EBITDA yang mengalami kenaikan sebesar 15,7 persen menjadi Rp4,4 triliun.

“Ke depan kami meyakini EBITDA semakin meningkat seiring besarnya peluang pertumbuhan kolokasi di menara Mitratel, terutama di luar Jawa,” ucapnya.

Perseroan mencatat margin EBITDA dan margin laba bersih pada kuartal III perseroan tahun ini meningkat masing-masing menjadi 78,5 persen dan 21,9 persen. Kontributor utama dari peningkatan laba ini adalah margin EBITDA dari portofolio penyewaan menara yang meningkat 85,1 persen dan margin laba bersihnya meningkat 23,4 persen. Adapun pendapatan dari sewa menara di periode Januari-September 2022 melesat 12,9 persen menjadi Rp5,07 triliun.

Baca Juga: Pertamina Sesuaikan Harga BBM, Harga Pertamax Turbo Turun, Dexlite dan Pertamina Dex Naik

“Mitratel memastikan kinerja bisnis penyewaan menara perseroan kompetitif dibandingkan industri. Selain itu, Mitratel terus meningkatkan profitabilitas di bisnis lainnya,” kata Teddy.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bisnis Thrift Shop Kian Diminati Anak Muda

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:38 WIB

BTPN Optimis Dapat Penuhi Aturan Saham Free Float

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:15 WIB

Surplus, Jawa Barat Tidak Perlu Beras Impor

Rabu, 25 Januari 2023 | 11:57 WIB
X