Ditekan Krisis Energi, Inggris Buka Kembali Situs Gas Alam Rough

- Sabtu, 29 Oktober 2022 | 17:48 WIB
Ditekan krisis energi, Inggris buka kembali Situs Gas Alam Rough. (Lombokinsider)
Ditekan krisis energi, Inggris buka kembali Situs Gas Alam Rough. (Lombokinsider)

SINAR HARAPAN - Perusahaan energi Inggris Centrica membuka kembali situs penyimpanan gas alam Rough pada hari Jumat waktu setempat. Penyimpanan yang telah ditutup selama lima tahun ini kembali dibuka karena tekanan krisis energi Inggris jelang musim dingin tahun ini.

Sebelumnya, Rough ditutup sejak 2017 ketika Inggris memiliki pasokan gas yang cukup dari Laut Utara, Norwegia, dan Eropa barat laut.

Fasilitas penyimpanan gas alam terbesar di Inggris ini berada di lepas pantai timur Inggris dibuka kembali karena tekanan krisis energi di Inggris.

Baca Juga: Jaga Keberlangsungan Bisnis, Ini Strategi Pertamina Hulu Energi

Krisis energi dan gas tahun ini disebabkan oleh terhentinya pasokan gas Rusia, sebagian besar wilayah di Inggris dan hampir seluruh Eropa harus berjuang keras untuk mendapatkan gas menjelang musim dingin.

Bahkan Operator Nasional Inggris telah memperingatkan bahwa kekurangan energi di kali ini dapat menyebabkan pemadaman listrik di Inggris pada musim dingin sehingga cuaca akan menjadi sangat dingin.

Maka dari itu, Centrica telah mengajukan permohonan agar situs penyimpanan Rough dibuka kembali dan menerima persetujuan yang diperlukan untuk melakukannya pada bulan Agustus ketika regulator, Otoritas Transisi Laut Utara (NSTA), memberikan persetujuan dan persetujuan yang diperlukan kepada Centrica Offshore UK Limited (COUK) untuk Fase 1 dari situs penyimpanan gas Rough.

Baca Juga: Isu Resesi Santer Terdengar, Apa Dampak dan Faktor Penyebabnya?

Centrica mengatakan hari ini bahwa mereka telah melakukan injeksi gas pertama ke situs tersebut setelah lima tahun tak tersentuh, dan berada dalam posisi untuk menyimpan hingga 30 miliar kaki kubik (billion cubic feet/bcf) gas untuk rumah dan bisnis Inggris selama musim dingin mendatang, meningkatkan ketahanan energi Inggris.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: OilPrice, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bisnis Thrift Shop Kian Diminati Anak Muda

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:38 WIB

BTPN Optimis Dapat Penuhi Aturan Saham Free Float

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:15 WIB

Surplus, Jawa Barat Tidak Perlu Beras Impor

Rabu, 25 Januari 2023 | 11:57 WIB
X