• Selasa, 26 September 2023

Serius Terapkan ESG, PT Semen Indonesia (SMGR) Rilis Sustainability Framework

- Minggu, 16 Oktober 2022 | 18:39 WIB
Serius terapkan ESG, PT Semen Indonesia (SMGR) rilis sustainability framework. (Foto: Ilustrasi/adobe.com)
Serius terapkan ESG, PT Semen Indonesia (SMGR) rilis sustainability framework. (Foto: Ilustrasi/adobe.com)

SINAR HARAPAN - PT Semen Indonesia Tbk (SIG/SMGR) resmi merilis Sustainability Framework sebagai langkah pendukung penerapan aspek Environmental Social Governance (ESG) pada perusahaan, bahkan telah mendapatkan Second Party Opinion dari perusahaan yang diakui di seluruh dunia sebagai penyedia riset ESG, ratings, dan data.

Sustainability Framework merupakan dokumen pendukung yang akan menjadi acuan dalam hal rencana korporasi untuk mendapatkan Sustainability Linked Loan atau instrumen keuangan berkelanjutan lainnya yang akan dibutuhkan perusahaan dalam menerapkan aspek ESG dalam seluruh mata rantai serta operasional perusahaan.

"Peluncuran Sustainability Framework SIG ini merupakan langkah awal dalam mendukung misi perusahaan guna menciptakan perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan," kata Direktur Utama SMGR, Donny Arsal, dalam keterangan di Jakarta, Minggu 16 Oktober 2022.

Baca Juga: Kondisi Penerbangan Semakin Baik, PT Angkasa Pura II Targetkan 60 Juta Penumpang

Sustainability Framework SIG disusun bekerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Mandiri Securities Pte. Ltd, dan PT Bank HSBC Indonesia sebagai Sustainability Coordinator, serta telah mendapatkan Second Party Opinion dari Sustainalytics, sebuah perusahaan yang diakui di seluruh dunia sebagai penyedia riset ESG, ratings, dan data.

Donny menyampaikan SMGR fokus mengembangkan inovasi untuk menjawab tantangan yang ada di bidang bahan bangunan dan memberikan solusi kepada pemangku kepentingan.

Emiten industri semen ini telah menetapkan Sustainability Framework dengan fokus pada penurunan emisi karbon secara bertahap dengan target 520 kg CO2 per ton semen dan stretch target 493 kg CO2 per ton semen pada 2032.

Baca Juga: Kemiskinan Ekstrim Masih Tinggi di Perkotaan, Di Surabara Tercatat 23.532 Orang

"Penetapan target penurunan emisi karbon tersebut akan dilakukan dengan pengurangan clinker factor, peningkatan substitusi panas dari bahan bakar alternatif, dan optimalisasi konsumsi energi termal spesifik. Inisiatif penurunan emisi karbon tersebut juga akan berdampak positif pada cost efficiency sehingga meningkatkan profitabilitas perusahaan," ujar Donny Arsal.

Sustainability Framework mencakup strategi pelaksanaan ESG, tata kelola ESG, dan Key Performance Indicator yang digunakan, dalam hal ini Emisi Karbon Scope 1 beserta Sustainability Performance Targets (SPT).

Salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh SMGR dalam mendukung misi perusahaan adalah dengan menerapkan strategi penurunan Emisi Karbon Scope 1 jangka panjang. SMGR telah menetapkan Emisi Karbon Scope 1 tahun 2019 sebagai basis awal (baseline).

Baca Juga: IHSG Sepekan, Saham Coal Paling Buntung, BMRI Diborong Asing

SMGR juga telah menunjuk Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (anggota jaringan Firma PwC) untuk pelaksanakan perikatan keyakinan terbatas (limited assurance) dan mendapatkan kesimpulan di mana informasi Emisi Karbon Scope 1 tahun 2019 telah dipersiapkan, dalam semua hal yang material, sesuai dengan kriteria pelaporan.***

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Logistik Pertama Untuk Ajang MotoGP Tiba di Mandalika

Minggu, 24 September 2023 | 21:04 WIB

Optimalkan Operasional Tambang, SMGR Gunakan QMCC

Minggu, 24 September 2023 | 15:46 WIB
X