• Rabu, 7 Desember 2022

Harga Nikel Mulai Berbalik Arah, Nikel Indonesia Semakin Menarik

- Senin, 3 Oktober 2022 | 08:28 WIB
Harga nikel mulai berbalik arah, nikel Indonesia semakin menarik. (Nusantara62)
Harga nikel mulai berbalik arah, nikel Indonesia semakin menarik. (Nusantara62)

SINAR HARAPAN - Harga nikel mulai merangkak naik sejak awal September. Hal tersebut sekaligus mengindikasikan adanya potensi bagi harga nikel untuk kembali naik ke harga tinggi.

Pada akhir perdagangan pekan Jumat lalu, harga nikel dunia tercatat menguat 1,53 persen ke harga US$ 22.690 per ton.

Kenaikan harga nikel pada bulan September, turut memengaruhi harga saham raksasa nikel nasional, PT Vale Indonesia (INCO) yang berhasil catatkan akumulasi penguatan pada harga sahamnya sebesar 10,82 persen dalam sebulan.

Baca Juga: BI: Proyeksi Inflasi September Tembus 5,88 Persen

Penutupan smelter yang terjadi Eropa dan kembalinya aktivitas manufaktur di China menjadikan nikel Indonesia terlihat semakin menarik. Bahkan, tidak sedikit yang memperkirakan bahwa hal tersebut merupakan peluang emas bagi perusahaan Indonesia, terutama setelah tekanan pada nikel LME.

Indonesia sebagai salah satu produsen nikel utama dunia, dapat memperoleh keuntungan yang signifikan dari hal tersebut. Bayangkan saja, sekitar 23,7% dari seluruh produk nikel dunia berasal dari Indonesia.

Pada tahun lalu, Indonesia mencatatkan produksi nikel sebanyak 814.000 ton. Tidak hanya itu, Indonesia juga berhasil catatkan lebih dari $20 miliar per tahun dari baja dan produk-produk terkait baja.

Baca Juga: BSU Subsidi Gaji Tahap IV Besok 3 Oktober 2022 Cair, Pastikan Anda Calon Penerima BSU di Situs Kemnaker!

Sebelumnya, bursa logam London (LME) mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan kemungkinan pelarangan logam baru dari Rusia untuk daftar logam yang dapat dikirim melalui kontrak, hal tersebut menjadikan nikel indonesia sebagai alternatif yang cukup menarik.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: OilPrice

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! Jasa Armada Indonesia (IPCM) Punya Dirut Baru

Rabu, 7 Desember 2022 | 11:56 WIB

Laba Konsolidasi BUMN Tembus Rp155 Triliun

Selasa, 6 Desember 2022 | 09:25 WIB
X