• Senin, 5 Desember 2022

Kemenperin: Memakai Batik, Menghormati Warisan Budaya, Memperkokoh Perekonomian Nasional

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 15:30 WIB
Kemenperin: Memakai Batik, menghormati warisan budaya, memperkokoh perekonomian nasional. (BicaraBerita/Shahnaz)
Kemenperin: Memakai Batik, menghormati warisan budaya, memperkokoh perekonomian nasional. (BicaraBerita/Shahnaz)

SINAR HARAPAN - Batik Indonesia telah diakui sebagai warisan budaya takbenda (intangible cultural heritage) oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009 yang kemudian diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Batik Indonesia dikenal memiliki kaitan erat dengan gambaran adat istiadat serta budaya di berbagai wilayah. Hampir setiap daerah memiliki ciri khas motif, karakteristik, maupun warna batik dengan keunikan masing-masing.

“Bagi saya pribadi, batik itu in my blood. Memakai batik merupakan cara kita untuk menghormati tradisi dan warisan budaya bangsa yang begitu baik, menghormati kearifan lokal, dan menunjukkan kecintaan kita terhadap produk-produk dalam negeri, juga mengembangkan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis batik di Indonesia, dan tentu akan membantu memperkokoh perekonomian nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam Peringatan Hari Batik Nasional Tahun 2022 di Senayan, Jakarta, Minggu 2 Oktober 2022.

Baca Juga: Kekayaan Bersih Mark Zuckerberg Turun Miliar Tahun Ini

Di samping itu, batik juga memiliki nilai seni yang tinggi sehingga sangat fashionable untuk digunakan dalam berbagai acara atau kegiatan baik resmi maupun kasual. “Jadi, ada makna dan manfaat besar dalam kebiasaan atau tradisi kita menggunakan batik, baik dari aspek fesyen, aspek sosial budaya, maupun aspek ekonomi,” imbuh Menperin.

Pengembangan industri batik, ujar Menperin, membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Pemerintah bekerja sama dengan berbagai stakeholder, seperti asosiasi, pelaku usaha, desainer, akademisi, marketplace, hingga influencer untuk dapat mengembangkan, memperkenalkan, serta mempromosikan potensi kekayaan batik Indonesia.

“Dalam kesempatan ini, Bank Mandiri hadir mendukung kegiatan komunitas, dan juga Yayasan Batik Indonesia (YBI) yang terus menerus mengawal pengembangan batik dan telah ditetapkan sebagai Non-Governmental Organization (NGO) berdasarkan hasil Sidang UNESCO di Paris pada tanggal 7 Juli 2022,” kata Menperin Agus.

Baca Juga: Saham Teruntung dan Terbuntung Dalam Sepekan, Saham Bluechip Ini Paling Banyak Dijual Asing

Pada kesempatan tersebut, Menperin mengimbau komunitas batik di berbagai daerah di Indonesia untuk dapat mengajukan Perlindungan Kekayaan Intelektual (HKI) Indikasi Geografis bagi ciri khas batik di daerahnya.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: kemenperin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PUPR Siap Operasikan Bendungan Ciawi dan Sukamahi

Senin, 5 Desember 2022 | 07:13 WIB

REI Siap Jajaki Investasi di IKN Nusantara

Minggu, 4 Desember 2022 | 10:21 WIB
X