• Senin, 5 Desember 2022

Saham Teruntung dan Terbuntung Dalam Sepekan, Saham Bluechip Ini Paling Banyak Dijual Asing

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:34 WIB
 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan melemah sebesar 1,92 persen. (Unsplash/BisnisBandung)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan melemah sebesar 1,92 persen. (Unsplash/BisnisBandung)

SINAR HARAPAN - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan melemah sebesar 1,92 persen. Hal tersebut turut dibebani oleh investor asing yang mencatatkan net sell (jual bersih) mencapai Rp3,1 triliun (All Market) dalam sepekan terhitung dari 26 sampai 30 September 2022 .

Meskipun begitu, saham PGAS berhasil memimpin jajaran saham yang mencatatkan net buy (beli bersih) asing terbesar dalam sepekan mencapai Rp95,3 miliar. Dalam sepekan, sebanyak 438 juta lembar saham PGAS diperdagangankan dengan nilai mencapai Rp755,2 miliar.

Untuk saham bluechip sektor perbankan, BBCA menjadi pemimpin jajaran saham yang paling banyak dijual asing. Total net sell asing pada saham BBCA dalam sepekan sebesar Rp563,7 miliar, tercatat sebanyak 347,6 juta lembar saham BBCA diperdagangkan dengan nilai sebesar Rp2,9 triliun.

Baca Juga: Saham SMSM Masuki Tren Bearish, Kinerja Masih Cukup Baik

Dilanjutkan oleh saham FIRE yang menjadi pemimpin jajaran saham dengan keuntungan terbesar (Top Gainers), dalam sepekan harga saham FIRE tercatat naik 77,92 persen, sebanyak 133,2 juta lembar saham FIRE diperdagangkan dengan nilai mencapai Rp29,6 miliar.

Saham MEDS memimpin jajaran yang mencetak kerugian terbesar(Top Losers), dalam sepekan harga saham MEDS tercatat anjlok 29,03 persen, sebanyak 178,9 juta lembar saham MEDS diperdagangkan dengan nilai mencapai Rp47,8 miliar.

Dalam sepekan, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penurunan sebesar 1,98 persen dari Rp9.424,93 triliun menjadi Rp9.238,08 triliun.

Baca Juga: Puluhan Produk UMKM Indonesia Warnai Ajang Taste of Asia di Malaysia

Rata-rata volume transaksi harian turut mengalami penurunan sebesar 17,03 persen menjadi 23,289 miliar saham dari 28,070 miliar saham pada pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi ikut turun turun 1,55 persen menjadi Rp13,914 triliun dari Rp14,13 triliun pada pekan sebelumnya.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: Rti Business, BEI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PUPR Siap Operasikan Bendungan Ciawi dan Sukamahi

Senin, 5 Desember 2022 | 07:13 WIB

REI Siap Jajaki Investasi di IKN Nusantara

Minggu, 4 Desember 2022 | 10:21 WIB
X