• Rabu, 7 Desember 2022

Tiga Startup Anak Muda Indonesia Jadi Juara I-Start Bakrie Group

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:49 WIB
Tiga startup anak muda Indonesia jadi juara I-Start Bakrie Group. (pixabay)
Tiga startup anak muda Indonesia jadi juara I-Start Bakrie Group. (pixabay)

SINAR HARAPAN - Tiga perusahaan rintisan (startup) menjuarai Kompetisi I-Start yang diadakan oleh Bakrie Group sebagai bentuk komitmen untuk mendukung anak muda dalam mengembangkan usaha.

Ketiga perusahaan rintisan tersebut telah melalui proses seleksi yang cukup panjang, didapat 20 nama semifinalis yang sudah berkompetisi langsung di Jakarta.

Penjurian semifinalis dilakukan di dalam bus listrik milik VKTR yang merupakan anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). Tiap peserta hanya diberikan waktu 3 menit untuk menjelaskan ide bisnis mereka di hadapan dewan juri tanpa materi presentasi.

Baca Juga: Puluhan Produk UMKM Indonesia Warnai Ajang Taste of Asia di Malaysia

Siaran pers Bakrie Group yang diterima di Jakarta, Sabtu, menyebutkan sejumlah pemikiran anak muda untuk mengembangkan usaha mendorong untuk menyelenggarakan kompetisi I-Start sebagai komitmen dalam memberikan fasilitas bagi generasi muda Indonesia agar dapat berkontribusi menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

Perusahaan rintisan Banana & Partners yang berhasil menjuarai pertama program I-Start memiliki ide bisnis di bidang energi baru terbarukan. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan rintisan yang berfokus pada pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan ekonomi sirkular. Mereka terbentuk dari keprihatinan pada ancaman limbah terhadap lingkungan, ketergantungan terhadap energi fosil, dan kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

Juara kedua berhasil diraih oleh Bid Fish yang memiliki ide bisnis pada bidang digitalisasi. Perusahaan itu adalah platform lelang ikan secara online antara nelayan atau pemasok komoditi perikanan dengan pembeli potensial yang mudah, aman, dan terpercaya.

Baca Juga: Anak Usaha PT Semen Indonesia (SMGR), Siap Jadi Offtaker Sampah Untuk Diolah Menjadi Bahan Bakar

Perusahaan dapat menyelesaikan permasalahan pasokan yang permasalahannya adalah kebutuhan jangkauan pasar yang luas supaya harga komoditi lebih menguat, ketidakpercayaan dan maraknya penipuan dari pembeli membuat pemasok enggan menjualkan produknya dan mengalami kerugian karena tertipu, dan proses pembayaran yang bermasalah membuat pemasok terhambat dalam menjalankan usahanya.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! Jasa Armada Indonesia (IPCM) Punya Dirut Baru

Rabu, 7 Desember 2022 | 11:56 WIB

Laba Konsolidasi BUMN Tembus Rp155 Triliun

Selasa, 6 Desember 2022 | 09:25 WIB
X