• Senin, 28 November 2022

BUMN Cetak Pedapatan Rp2.292,5 Triliun Sepanjang Tahun 2021

- Rabu, 28 September 2022 | 18:23 WIB
BUMN cetak pedapatan Rp2.292,5 triliun sepanjang tahun 2021. (Istimewa)
BUMN cetak pedapatan Rp2.292,5 triliun sepanjang tahun 2021. (Istimewa)

SINAR HARAPAN - Menteri BUMN, Erick Thohir, melaporkan pendapatan seluruh perusahaan BUMN pada tahun 2021 mencapai Rp2.292,5 triliun atau naik 18,8 persen dibandingkan tahun 2020.

"Revenue kita tahun buku 2021 meningkat 18,8 persen jadi Rp2.292,5 triliun. Angka ini sangat signifikan kalau kita bandingkan dengan APBN negara kita," kata Erick Thohir dalam konferensi pers Kinerja Konsolidasian BUMN Tahun 2021 yang digelar di kantor BUMN Jakarta, Rabu 28 September 2022.

Erick Thohir mengatakan peningkatan tersebut berkat transformasi dan restrukturisasi yang telah dilakukan Kementerian BUMN terhadap seluruh BUMN yang ada di bawahnya sejak tahun 2020.

Baca Juga: Terdapat Kandungan Pestisida, Produk Mie Sedaap Korean Spicy Ditarik dari Hong Kong

Erick Thohir menyebutkan margin EBITDA yang merupakan indikasi efisiensi operasional mengalami peningkatan menjadi 20,4 persen pada 2021. Hal ini disebabkan perbaikan efisiensi pada beban operasional tidak langsung.

Selain itu restrukturisasi utang dan penurunan tingkat bunga pinjaman pada 2021 mengakibatkan penurunan beban bunga konsolidasi dari semula Rp91,5 triliun pada 2020 menjadi Rp73,5 triliun pada 2021.

Pertumbuhan penjualan, perbaikan margin operasi, penurunan beban bunga akibat restrukturisasi, dan penurunan kerugian kurs, pada akhirnya memberikan kontribusi positif yang mengakibatkan laba bersih tahun 2021 meningkat menjadi Rp124,7 triliun atau naik 838,2 persen dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp13,3 triliun.

Baca Juga: PLN Putuskan Program Kompor Listrik Batal

Erick Thohir juga menambahkan salah satu efisiensi yang dilakukan dan memberikan dampak signifikan adalah pembentukan klaster BUMN. Per 31 Desember 2021, jumlah BUMN menurun dari sebelumnya 108 entitas menjadi 92 entitas sesuai tanggal konsolidasi laporan keuangan holding.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X