Terdapat Kandungan Pestisida, Produk Mie Sedaap Korean Spicy Ditarik dari Hong Kong

- Rabu, 28 September 2022 | 15:41 WIB
Terdapat kandungan pestisida, produk mie sedaap Korean Spicy ditarik dari Hong Kong. (Istimewa)
Terdapat kandungan pestisida, produk mie sedaap Korean Spicy ditarik dari Hong Kong. (Istimewa)

SINAR HARAPAN - Produk mie instan Sedaap Korean Spicy ditarik dari Hongkong setelah Centre for Food Safety (CFS) Hongkong menemukan kandungan pestisida di dalam produk mie tersebut.

Dikutip dari situs CFS Hong kong, CFS mengumpulkan sampel produk dari supermarket di Lok Fu untuk pengujian di bawah Program Pengawasan Makanan rutinnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel mie, kemasan bumbu, dan kemasan bubuk cabai produk mengandung pestisida, etilen oksida.

CFS telah memberi tahu vendor yang bersangkutan tentang temuan kandungan ini dan menginstruksikannya untuk menghentikan penjualan dan mengeluarkan batch produk yang mengandung pestisida tersebut dari rak penjualan.

Baca Juga: Industri Hilirisasi Timah Babel Dilirik China

Menurut instruksi CFS, pengecer yang bersangkutan, PARKnSHOP (HK) Limited, telah memulai penarikan kembali pada batch produk mie instan sedaap tersebut.

CFS akan memperingatkan perdagangan dan masyarakat Hong Kong atas temuan kandungan pestisida pada produk mie sedaap tersebut dan akan terus menindaklanjuti insiden tersebut, serta mengambil tindakan yang sesuai. Investigasi terhadap produk tersebut sedang berlangsung di Hong Kong.

"Menurut Residu Pestisida dalam Peraturan Pangan (Cap 132CM), makanan untuk konsumsi manusia yang mengandung residu pestisida hanya boleh dijual jika konsumsi makanan tersebut tidak berbahaya atau merugikan kesehatan. Pelaku dapat dikenakan denda maksimum 50.000 dolar Hong Kong dan penjara selama enam bulan setelah terbukti bersalah," demikian keterangan CFS.

Baca Juga: Erick Thohir dan Anindya Bakrie Resmi Jadi Pemegang Saham Mayoritas Oxford United

Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari produsen Mie Sedaap tersebut, yaitu Wings Group.***

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: CFS HONGKONG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X