• Sabtu, 3 Desember 2022

Rupiah Melemah, Pasar SBN Ditinggal Asing

- Selasa, 27 September 2022 | 10:34 WIB
Rupiah melemah, pasar SBN ditinggal asing. (ist/matapers.com)
Rupiah melemah, pasar SBN ditinggal asing. (ist/matapers.com)

SINAR HARAPAN - Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa 27 September 2022 pagi ini melemah 18 poin atau 0,12 persen ke posisi Rp15.148 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.130 per dolar AS.

Pada Kurs Tengah BI, rupiah berada pada level Rp15.119 per dolar AS sedangkan pada pasar spot, rupiah berada pada level Rp15.175 per dolar AS.

Pelemahan rupiah dipicu oleh dolar AS yang terapresiasi secara tajam pada akhir perdagangan pagi ini Selasa 27 September 2022. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya melonjak 0,81 persen menjadi 114,1030.

Baca Juga: Reli Dolar AS Jatuhkan Harga Emas ke bawah Level Psikologis Baru

Kebijakan The Fed yang menegaskan akan terus agresif menaikkan suku bunga hingga inflasi kembali ke 2% memicu reli berkelanjutan pada dolar dan membuat dolar semakin perkasa. Sebaliknya, mata uang garuda semakin melemah.

Imbal hasil obligasi AS turut terdongkrak dan mencatatkan level tertinggi dalam 10 tahun, hal tersebut membuat obligasi AS semakin menguntungkan, bahkan dampaknya cukup dalam bagi pasar obligasi nasional.

Hingga 22 September 2022, Bank Indonesia mencatatkan capital outflow (arus dana keluar asing) pada pasar Surat Berharga Negara mencapai Rp148,1 triliun.

Baca Juga: Bisa Lebih Hemat BBM, Uji Jalan Campuran BBM dan BBN (B40) Selesai Desember 2022

Dengan tidak adanya tanda-tanda dari bank sentral yang akan mengubah arah kebijakan moneter yang agresif dalam beberapa bulan mendatang, prospek rupiah semakin buruk. Ditambah lagi secara teknikal, rupiah terus tertekan sejak menembus rata-rata pergerakan 50 hari (MA50) yang berada di kisaran Rp14.890/US$ - Rp 14.900/US$.***

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X