Bisa Lebih Hemat BBM, Uji Jalan Campuran BBM dan BBN (B40) Selesai Desember 2022

- Selasa, 27 September 2022 | 08:13 WIB
Ilustrasi BBN BBM ( Pixabay/sasa200)
Ilustrasi BBN BBM ( Pixabay/sasa200)

SINAR HARAPAN - Kementerian ESDM menargetkan uji jalan (road test) pencampuran bahan bakar nabati (BBN) ke dalam bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sebesar 40 persen (B40), yang saat ini sedang berjalan, dapat diselesaikan pada Desember 2022.

"Road test B40 ditargetkan selesai di Desember 2022, uji jalan ini untuk menghasilkan rekomendasi teknis kebijakan implementasi B40," ujar Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Edi Wibowo dalam sambutannya mewakili Dirjen EBTKE pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi I Road Test B40, dikutip dari laman Kementerian ESDM di Jakarta, Senin.

Menurut dia, uji jalan B40 yang dilakukan setelah sukses dengan pencampuran B30 tersebut terbagi menjadi dua tahap pengujian jenis campuran bahan bakar yakni B30D10 dengan formula campuran 30 persen biodiesel (B100) ditambah 10 persen diesel nabati/diesel biohidrokarbon/HVO (D100) ditambah 60 persen BBM solar (B0) dan B40 dengan formula campuran 40 persen bodiesel (B100) ditambah 60 persen solar (B0).

Baca Juga: UKM Center UI: Kurangnya Literasi Digital Jadi Tantangan UMKM Urus Perizinan Melalui OSS

"Adapun terhadap spesifikasi biodiesel (B100) mengacu pada usulan Komite Teknis 27-04 Bioenergi Cair, dengan perbaikan parameter kadar air yang semula maksimal 350 ppm diubah menjadi maksimal 320 ppm, kadar monogliserida yang semula maksimal 0,55 persen massa menjadi maksimal 0,5 persen massa, dan kestabilan oksidasi yang semula minimal 600 menit menjadi minimal 720 menit," tambahnya.

Edi mengungkapkan pada pengujian ini, kendaraan uji yang digunakan tiga merek kendaraan bermesin diesel < 3,5 ton masing-masing dua unit, serta tiga merek kendaraan bermesin diesel > 3,5 ton masing-masing dua unit.

"Pada awal road test B40 terdapat tantangan berupa pengadaan spare part setelah overhaul awal, namun dapat kami sampaikan bahwa saat ini seluruh kendaraan telah melaksanakan uji jalan," ungkapnya.

Baca Juga: Saham GOTO Masih Ramai Diperdagangkan di Tengah Pelemahan IHSG

Untuk mengejar ketertinggalan dan dapat mencapai target yang ditetapkan pada Desember 2022, diberlakukan penambahan jarak dan rute yakni untuk kendaraan uji < 3,5 ton jarak tempuh yang semula ditargetkan 560 km/hari menjadi 650 km/hari dengan rute perubahan menjadi Balitsa-Tol Cileunyi-Ciamis-Kuningan-P3GL-Pemalang (putar balik)-Subang-Balitsa.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catat! Beli Minyakita Kini Wajib Pakai KTP

Sabtu, 4 Februari 2023 | 11:05 WIB

Kurs Rupiah Melemah Pagi Ini

Jumat, 3 Februari 2023 | 09:38 WIB

IHSG Dibuka Melesat Pagi Ini

Jumat, 3 Februari 2023 | 09:35 WIB
X