UKM Center UI: Kurangnya Literasi Digital Jadi Tantangan UMKM Urus Perizinan Melalui OSS

- Selasa, 27 September 2022 | 08:04 WIB
Ilustrasi - Salah satu pelaku UMKM. (Antara/BRI)
Ilustrasi - Salah satu pelaku UMKM. (Antara/BRI)

SINAR HARAPAN - Kepala UKM Center FEB Universitas Indonesia (UI), Zahra K.N Murad, menyebut kurangnya literasi digital menjadi tantangan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengurus perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Dia mengatakan pelaku UMKM perlu memiliki pemahaman digital yang baik untuk dapat mengakses perizinan berusaha melalui sistem OSS yang telah disediakan oleh pemerintah.

"Nah, ini berkaitan dengan yang namanya mencari perizinan usaha yang menggunakan Nomor Induk Berusaha (NIB). Tentu saja untuk mengakses OSS tersebut, para UMKM itu perlu kemampuan digital literasi yang cukup baik," kata Zahra dalam webinar bertajuk UU Cipta Kerja Tumbuhkan Pengusaha Muda dan UMKM oleh Forum Merdeka Barat dipantau di Jakarta pada hari Senin kemarin.

Baca Juga: Saham GOTO Masih Ramai Diperdagangkan di Tengah Pelemahan IHSG

Dia menjelaskan pemberian pemahaman mengenai perizinan berusaha secara digital terhadap para pelaku UMKM yang berpendidikan rendah dan berusia lanjut menjadi tantangan bagi para pemangku kebijakan.

Hal tersebut, berdasarkan survei UMKM dan digitalisasi yang dilakukan oleh UKM Center FEB UI terhadap 1.200 responden pada 2020, ditemukan bahwa sekitar 50 persen pelaku UMKM masih berpendidikan tamat SMP, 42 persen berpendidikan tamat SMA dan sisanya berpendidikan diploma.

"Yang usianya di atas 40 tahun atau pendidikan yang masih rendah, menjadi tantangan untuk memberikan pemahaman terhadap mereka mengenai digitalisasi," kata Zahra.

Baca Juga: Jokowi: Baru 19 Juta dari 65,4 Juta UMKM yang Masuk Ke Platform Digital, Peluang Besar Bagi Startup

Dalam kesempatan ini, dia mengapresiasi adanya Undang- Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang memberikan kemudahan perizinan berusaha, pemberdayaan dan perlindungan bagi UMKM.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X