Pergerakan Harga Emas Dibebani Suku Bunga dan Potensi Resesi

- Senin, 26 September 2022 | 11:50 WIB
Pergerakan harga emas dibebani suku bunga dan potensi resesi. (Pinterest @goldchange)
Pergerakan harga emas dibebani suku bunga dan potensi resesi. (Pinterest @goldchange)

SINAR HARAPAN - Harga emas jatuh semakin dalam pada hari Senin 26 September 2022 tertekan oleh penguatan dolar yang mencapai level tertinggi baru selama 20 tahun terakhir di tengah meningkatnya kekhawatiran kenaikan suku bunga dan potensi resesi ekonomi global.

Bahkan, sejak jatuhnya harga emas ke bawah level psikologis pada pekan lalu, sampai saat ini tidak ada penguatan yang berarti pada harga emas.

Tidak hanya emas,  melainkan juga pasar komoditas logam anjlok pekan lalu setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga dan memperingatkan potensi kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh upaya memerangi inflasi yang tak terkendali.

Baca Juga: World Tourism Day 2022, Momentum Pembangunan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Indikator ekonomi dari Zona Euro dan Inggris juga menunjukkan kontraksi yang nyata dalam aktivitas bisnis meningkatkan kekhawatiran resesi dan mengurangi prospek permintaan untuk pasar logam, termasuk emas.

Saat ini, harga emas di pasar spot terkoreksi 0,24 persen US$1,639,68 per ons, sementara emas berjangka turun 0,57% menjadi US$1,646,4 per ons. Kedua instrumen tersebut diperdagangkan pada level terendah sejak awal 2020, setelah mencatat kerugian tajam minggu lalu, di mana harga emas jatuh di bawah level psikologis US$1.700 per ons.

Harga emas Antam (ANTM) pada hari ini stagnan setelah sebelumnya sempat jatuh sebesar Rp9.000 pada hari Sabtu lalu.

Baca Juga: HIPMI Ingatkan Pengusaha Potensi Nikel di Sulawesi

Dilansir dari situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam (ANTM) pada harga yang dicetak pada hari ini Senin 26 September 2022 seharga Rp932.000 sama dengan harga yang dicetak Sabtu Sabtu 24 September 2022.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: logammulia.com, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X