• Senin, 28 November 2022

HIPMI Ingatkan Pengusaha Potensi Nikel di Sulawesi

- Senin, 26 September 2022 | 08:48 WIB
Daerah atau kawasan yang menjadi sentra tambang nikel Indonesia, salah satu yang terbesar terletak di Sulawesi. (dok, Klik Banggai-Pikiran Rakyat)
Daerah atau kawasan yang menjadi sentra tambang nikel Indonesia, salah satu yang terbesar terletak di Sulawesi. (dok, Klik Banggai-Pikiran Rakyat)

SINAR HARAPAN - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Bagas Adhadirgha, mengingatkan pengusaha mengenai potensi nikel di pulau Sulawesi pada Rakerda, Diklatda dan Forbisda BPD HIPMI Sulawesi Utara, Minggu. Menurut dia, pusat investasi terbesar di Indonesia saat ini ada di pulau Sulawesi, sebelumnya ada di pulau Jawa.

"Saya cermati Sulawesi itu ternyata menjadi pusat dari saya sebutnya hilirisasi ekonomi hijau. Karena apa? Pemerintah kemarin tanggal 14 September 2022 mengeluarkan Perpres yang menyebutkan semua kendaraan dinas wajib menggunakan listrik," ujarnya.

Artinya, akan terjadi industrialisasi nikel besar-besaran karena nikel adalah bahan-bahan utama dari baterai.

Baca Juga: Harga Beras Naik, Mendag: Masyarakat Tak Perlu Khawatir

"Sebanyak 30 persen cadangan nikel dunia ada di Sulawesi ini, kita berada di tanah yang futurenya dunia. Saya kemarin habis dari Sulteng, saya kemarin habis dari Sulbar, itu semuanya isinya tambang," ujarnya.

Di Morowali, sebut dia, perputaran uang gaji karyawan akibat dari hilirisasi nikel perputarannya sekitar Rp300-400 miliar per bulan.

"Itu gaji dari pekerjaan kasar nikel," katanya.

Bagas mengatakan pekerja kasar (hard skill) membutuhkan sarana melepas penat untuk sarana relaksasi dan lain sebagainya.

Baca Juga: Daftar BLT BBM Rp600 Ribu Bisa Secara Mandiri Lewat HP, Loh! Begini Caranya

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BLT BBM Tahap 2 Telah Tersalur ke 3 juta KPM

Senin, 28 November 2022 | 08:53 WIB
X