Harga Beras Naik, Mendag: Masyarakat Tak Perlu Khawatir

- Senin, 26 September 2022 | 08:27 WIB
Harga beras naik, Mendag: Masyarakat tak perlu khawatir. (Ilustrasi beras/pixabay)
Harga beras naik, Mendag: Masyarakat tak perlu khawatir. (Ilustrasi beras/pixabay)

SINAR HARAPAN - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyatakan masyarakat tak perlu khawatir dengan adanya kenaikan harga beras mengingat pemerintah akan memberi subsidi terhadap selisih harga jualnya.

Dalam acara Kinerja 100 Hari Kerja Menteri Perdagangan di Jakarta, pada hari Minggu, Mendag mengatakan bahwa berapapun harga beras dari Bulog tetap masih bisa dibantu subsidi jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena selisih harganya dibiayai pemerintah.

Zulkifli memastikan masyarakat tidak akan membayar lebih mahal terhadap harga beras mengingat pemerintah memiliki memiliki mekanisme cadangan stabilisasi harga dan pasokan (CSHP) ini.

Baca Juga: Harga Minyak Jatuh, Harga Bensin Turun di Amerika Serikat

Ia menjelaskan harga beras saat ini mulai naik karena harga gabah naik dari Rp4.400 menjadi Rp5.500 mengingat tiap daerah di Jawa seperti Jawa Timur, Jawa Tengah dan Banten membuat gabah dan banyak perusahaan yang menyerap gabah tersebut.

Ia mengatakan akan terus berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk menyelenggarakan operasi pasar di sejumlah wilayah dalam rangka mengendalikan kenaikan harga beras.

Sementara dari sisi stok, ia menyebutkan saat ini cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di gudang milik Perum Bulog mencapai 800 ribu ton sehingga masih akan mampu mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun.

Baca Juga: BSU Subsidi Gaji Tahap III Segera Cair, Cek Penerimanya di Situs Kemnaker

Ia pun mengaku tak akan ragu untuk mengambil langkah dalam mengimpor beras jika memang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X