• Sabtu, 3 Desember 2022

Harga Minyak Jatuh, Harga Bensin Turun di Amerika Serikat

- Senin, 26 September 2022 | 07:42 WIB
Harga minyak jatuh, harga bensin turun di Amerika Serikat. (Foto oleh Gustavo Fring)
Harga minyak jatuh, harga bensin turun di Amerika Serikat. (Foto oleh Gustavo Fring)

SINAR HARAPAN - Jatuhnya harga minyak WTI ke harga di bawah US$80 per barel pada pekan lalu membawa banyak perubahan pada kebijakan Amerika Serikat

Sepanjang bulan September, harga minyak WTI telah berangsur-angsur turun sejak Kamis 1 September yang ditutup melemah ke harga US$86,41 per barel. Pelemahan dilanjutkan hingga harga minyak jatuh kebawah level support yang berada pada level US$81,21 per barel, pada akhir pekan lalu yang ditutup melemah ke harga US$79,30 per barel.

Turunnya harga minyak berdampak pada harga bensin, upah rata-rata pekerja, ditambah pernyataan menteri energi AS yang mengangkat optimisme bahwa negara adi kuasa dapat pulih dari ancaman krisis energi.

Baca Juga: Laba Bersih Naik 359,3%, Saham BigHit Entertainment (HYBE) Kok Anjlok?

Harga bensin cenderung turun dalam beberapa bulan terakhir, berdasarkan data National Average Gas Prices, harga rata-rata untuk satu galon bensin reguler saat ini berada pada US$3,714 per galon turun dari bulan lalu yang sebesar US$3.878 per galon.

Dapat dikatakan harga per liter bensin reguler saat ini di AS berada pada kisaran Rp15.094 per liter dan harga bensin di AS pada bulan lalu seharga Rp15.761.

Kenaikan harga bensin di AS pada bulan Juli-Agustus lalu, memaksa pemerintah AS menaikan upah rata-rata di Amerika Serikat demi menjaga tingkat kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Ekspor Kulkas Tembus USD 374 Juta, Karya Anak Bangsa Diakui Pasar Global

Berdasarkan U.S. Bureau of Labor Statistics (Biro Statistik Tenaga Kerja AS), upah di Amerika Serikat meningkat menjadi 27,68 USD/jam pada Agustus dari yang sebelumnya 27,57 USD/jam pada Juli 2022.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: OilPrice, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X