• Selasa, 4 Oktober 2022

TIMM G20, Menperin: Era Revolusi Industri 4.0, Sektor Industri Beroperasi Jarak Jauh

- Jumat, 23 September 2022 | 08:37 WIB
Ilustrasi - Konsep Industri 4.0.  (ANTARA)
Ilustrasi - Konsep Industri 4.0. (ANTARA)

SINAR HARAPAN - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, menekankan pentingnya transformasi digital sektor industri guna mempercepat pemulihan ekonomi pada ajang Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) G20 di Bali.

Menperin mengemukakan Forum G20 lahir sebagai respons terhadap krisis ekonomi global pada 1997–1998, yang mendesak pemerintah untuk menemukan solusi bersama agar dunia dapat keluar dari krisis yang berkepanjangan dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

Namun, kini dunia dilanda krisis multidimensi akibat pandemi COVID-19. Pembatasan sosial telah mengakibatkan penurunan atas permintaan barang dan jasa, mendisrupsi rantai pasok global, dan mengakibatkan resesi secara keseluruhan.

Baca Juga: BI Berlakukan Lagi Sanksi Bagi Eksportir Yang Tidak Masukkan Devisa ke Dalam Negeri

Menperin menjelaskan bahwa krisis saat ini tidak seperti krisis-krisis dunia sebelumnya, kali ini kita mengenal sebuah istilah yang disebut dengan konektivitas digital yang kemudian mengakselerasi digitalisasi di berbagai aktivitas ekonomi.

Karakteristik dari digitalisasi yang contactless kini menjadi semakin relevan, khususnya pada saat pandemi. Karakteristik yang dibawa oleh era revolusi Industri 4.0, memungkinkan sektor industri untuk terus beroperasi dari jarak jauh meskipun saat penguncian (lockdown).

"Hal ini membuat industri yang maju secara digital akan lebih mampu menghadapi dampak pandemi dan menyesuaikan dengan normalitas baru," kata Menperin.

Baca Juga: Wall Street Melemah, Saham Tesla, Amazon, dan Nvidia Terjun Bebas

Salah satu isu prioritas pada presidensi G20 Indonesia adalah "Sustainable and Inclusive Industrialisation Via Industry 4.0" yang menunjukkan peran Industri 4.0 dalam mendorong terjadinya transformasi digital dan terwujudnya implementasi industri hijau untuk mencapai industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siang Ini 4 Oktober 2022, Rupiah Menguat Tipis

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:13 WIB

Provinsi DIY Catat Inflasi Terendah Se-Pulau Jawa

Selasa, 4 Oktober 2022 | 06:42 WIB

Pertamina RD Siap Tembus Pasar Eropa

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:38 WIB

Kustomfest 2022, PT Pegadaian Dukung UMKM Otomotif

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:14 WIB
X