• Selasa, 4 Oktober 2022

Wall Street Melemah, Saham Tesla, Amazon, dan Nvidia Terjun Bebas

- Jumat, 23 September 2022 | 08:24 WIB
Wall Street melemah, saham Tesla, Amazon, dan Nvidia terjun bebas . (Antara)
Wall Street melemah, saham Tesla, Amazon, dan Nvidia terjun bebas . (Antara)

SINAR HARAPAN - Indeks saham Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan pagi ini Jumat 23 September 2022. Wall Street telah mencetak pelemahan pada 3 sesi beruturut-turut karena investor melakukan aksi jual besar-besaran sebagai respons terhadap langkah agresif terbaru Federal Reserve untuk mengendalikan inflasi.

Pada akhir perdagangan pagi ini, saham perusahaan teknologi, seperti Amazon.com Inc (AMZN), Tesla (TSLA) Inc, dan Nvidia (NVDA) Corp terpantau melemah ditekan oleh imbal hasil obligas yang mencapai angka tertinggi dalam 11 tahun.

Saham AMZN terkoreksi 1,04 persen ke level US$117,31, angka tersebut berada di bawah level support yang berada pada harga US$123,66, menambah jumlah kerugian sepekan yang menyentuh 7,91 persen dan 12,07 persen dalam sebulan.

Baca Juga: Sah! Suku Bunga Acuan BI Resmi Naik 50 BPS Menjadi 4,25%

Sementara itu, saham TSLA, jatuh cukup dalam dengan pelemahan 4,06 persen. Pelemahan diekspektasikan akan terus berlanjut ke level support yang berada pada harga US$265,74. Saham TSLA telah mencetak pelemahan sebesar 4,38 persen dalam sepekan.

Selanjutnya, saham NVDA kembali melanjutkan pelemahan, tercatat pada akhir perdagangan hari ini saham NVDA anjlok 5,28 persen ke level US$125,61. Dengan pelemahan pada akhir perdagangan pagi ini, saham NVDA menambahkan kerugian di sepanjang tahun ini mencapai 43,27 persen dan 57,87 persen secara year-to-date.

Peningkatan pada imbal hasil AS membebani prospek perusahaan di sektor teknologi yang memiliki ekspektasi pendapatan masa depan yang tinggi dan merupakan bagian penting dari kapitalisasi pasar S&P 500.

Baca Juga: The Fed dan BI Kompak Agresif Naikkan Suku Bunga, IHSG Tidak Terpengaruh dan Ditutup Menguat Hari ini

Sebelumnya pada Rabu, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin, keputusan tersebut diiringi dengan kalimat yang mengisyaratkan bahwa The Fed akan menahan dan masih akan menaikan suku bunga acuan sampai inflasi menyentuh level 2 persen.***

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: Rti Business, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Provinsi DIY Catat Inflasi Terendah Se-Pulau Jawa

Selasa, 4 Oktober 2022 | 06:42 WIB

Pertamina RD Siap Tembus Pasar Eropa

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:38 WIB

Kustomfest 2022, PT Pegadaian Dukung UMKM Otomotif

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:14 WIB

BI: Proyeksi Inflasi September Tembus 5,88 Persen

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:07 WIB
X