• Selasa, 4 Oktober 2022

Abaikan Laporan Pengangguran dan PDB, The Fed Kerek Lagi Suku Bunga

- Kamis, 22 September 2022 | 07:33 WIB
ilustrasi The Fed. (Foto: ABC News)
ilustrasi The Fed. (Foto: ABC News)

SINAR HARAPAN - Pasca perilisan laporan kenaikan pengangguran dan penurunan pada PDB AS, Federal Reserve (The Fed) justru memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin. Hal ini membawa suku bunga pinjaman acuan Bank Sentral ke kisaran 3 persen sampai 3,25 persen.

Tidak main-main, angka tersebut adalah tingkat Fed Fund rate tertinggi sejak krisis keuangan pada tahun 2008. Ditambah lagi, kenaikan tersebut diambil setelah dirilisnya laporan kenaikan pengangguran dan penurunan pada PDB AS

Sementara itu, median prospek kenaikan suku bunga oleh pejabat The Fed, atau yang disebut dot plot, menunjukkan suku bunga acuan naik menjadi 4,4 persen pada akhir tahun, naik dari proyeksi pada Juni sebesar 3,4 persen.

Baca Juga: Pemerintah Butuh 1.100 Miliar Dolar AS Untuk Investasi Capai NZE 2060

Proyeksi suku bunga untuk akhir tahun 2023 tetap pada 4,6 persen. Dot plot pada akhir tahun 2024 naik menjadi 3,9 persen dari 3,4 persen sedangkan prospek suku bunga acuan jangka panjang tetap pada 2,5 persen.

Dalam konferensi pers setelah keputusan suku bunga pada FOMC Meeting, Ketua The Fed, Jerome Powell, mengatakan bank sentral meningkatkan kebijakan ke tingkat yang cukup untuk membatasi dan mengembalikan inflasi ke target The Fed sebesar 2 persen.

Powell mengakui dan sadar akan dampak ekonomi yang mungkin ditimbulkan oleh kebijakan yang sangat ketat ini.

Baca Juga: Ketua ECB Membela Kenaikan Suku Bunga di Eropa

"Tidak ada yang tahu apakah proses ini akan menyebabkan resesi atau tidak, tetapi jika demikian, seberapa signifikan resesi itu," katanya.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Freeport Tambah Investasi US$18,6 Miliar, Untuk Apa?

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:05 WIB

Siang Ini 4 Oktober 2022, Rupiah Menguat Tipis

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:13 WIB

Provinsi DIY Catat Inflasi Terendah Se-Pulau Jawa

Selasa, 4 Oktober 2022 | 06:42 WIB
X