• Sabtu, 3 Desember 2022

Semakin Kaya, Arab Saudi Temukan Situs Emas Baru di Madinah

- Rabu, 21 September 2022 | 09:20 WIB
Semakin kaya, Arab Saudi temukan situs emas baru di Madinah (Osingpedia/FB)
Semakin kaya, Arab Saudi temukan situs emas baru di Madinah (Osingpedia/FB)

SINAR HARAPAN - Survei Geologi Kerajaan Arab Saudi (SGS) mengumumkan penemuan situs tambang baru yang kaya akan bijih emas dan tembaga di wilayah Al-Madinah Al-Munawwarah, hal tersebut dilaporkan oleh Saudi Press Agency (SPA).

Lokasi tambang yang kaya akan bijih emas tersebut terletak di dalam perbatasan Aba Al-Raha, Hijaz, di Madinah. Penemuan lokasi baru ini merupakan peristiwa yang langka, karena sebelumnya berdasarkan laporan dari eksplorasi di wilayah tersebut menyatakan bahwa disana kekurangan bijih emas.

Selain itu, SGS juga menemukan lokasi yang kaya akan bijih tembaga pada empat situs di daerah Al-Madiq di Wadi Al-Faraa, Madinah. Temuan bijih tembaga tersebut termasuk dengan mineral karbonat tembaga sekunder seperti perunggu dan azurit yang terselimuti oleh batu.

Baca Juga: Subsidi dan Kompensasi Energi Naik Menjadi Rp338 Triliun Pada 2023

Dilansir dari Al Arabiya, penemuan baru ini diharapkan dapat menarik investor lokal dan internasional, penemuan tersebut diperkirakan memiliki nilai mencapai $533 juta dan dapat menghasilkan sekitar 4.000 lapangan pekerjaan baru.

Peningkatan sektor pertambangan itu sejalan dengan tujuan yang ditetapkan Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mengarahkan negara menuju ekonomi pasca-minyak yang terdiversifikasi.

Perlu diketahui bahwa Arab Saudi menempati urutan ke-18 di dunia sebagai pemegang emas terbesar dan memiliki cadangan emas terbesar dibandingkan negara-negara arab lainnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Tol Baru Hari Ini

Menurut data SPA pada kuartal I 2022, Arab Saudi memiliki cadangan emas bawah tanah yang diperkirakan mencapai 323,7 ton. Data resmi menunjukkan bahwa Kerajaan memiliki enam pabrik yang memproduksi emas dan perak batangan dengan volume investasi melebihi $ 1,86 miliar.***

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X