• Sabtu, 3 Desember 2022

BPS: Neraca Perdagangan Indonesia Agustus 2022 Surplus

- Kamis, 15 September 2022 | 12:24 WIB
Ilustrasi: Neraca perdagangan surplus . (Tangkapan layar Techweek.)
Ilustrasi: Neraca perdagangan surplus . (Tangkapan layar Techweek.)

SINAR HARAPAN - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada Agusus 2022 tercatat surplus US$5,76 miliar. Nilai ekspor Indonesia dan nilai impor Indonesia naik dibandingkan dengan bulan Juli 2022 (month to month/mtm).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto, mengatakan nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2022 tercatat US$27,91 miliar atau naik 9,17 persen dibanding bulan Juli 2022 (month to month/mtm) dan dibanding Agustus 2021 nilai ekspor naik sebesar 30,15 persen dari sebelumnya US$21,44 miliar (yoy).

"Neraca perdagangan Indonesia Agustus 2022 mengalami surplus US$5,76 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas US$7,74 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai US$1,98 miliar," katanya, Kamis 15 September 2022.

Baca Juga: Rupiah Menguat di Tengah Penantian Perilisan Data Neraca Perdagangan Agustus

Kenaikan nilai ekspor pada Agustus 2022 ditopang oleh ekspor nonmigas. Ekspor nonmigas Agustus 2022 mencapai US$26,19 miliar, naik 8,24 persen dibanding Juli 2022, dan naik 28,39 persen dibanding ekspor nonmigas Agustus 2021.

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Agustus 2022 terhadap Juli 2022 terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$904,7 juta (25,40 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$368,5 juta (6,68 persen).

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Agustus 2022 naik 24,03 persen dibanding periode yang sama tahun 2021, demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 17,14 persen, serta ekspor hasil tambang dan lainnya naik 97,40 persen.

Baca Juga: Harga Emas Antam Logam Mulia Stagnan, Emas Comex Anjlok

Ekspor nonmigas Agustus 2022 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$6,16 miliar, disusul Amerika Serikat US$2,59 miliar dan India US$2,47 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 42,84 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$4,77 miliar dan US$2,30 miliar.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: bps.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X