Bukan Hanya dari Segmen Menara, Segmen Konektivitas TOWR juga tumbuh 27,9 Persen

- Selasa, 13 September 2022 | 12:59 WIB
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)  (idxchannel.com)
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) (idxchannel.com)

SINAR HARAPAN - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) siap memenuhi kebutuhan infrastruktur industri telekomunikasi di Tanah Air melalui pembangunan menara dan jaringan fiber optik.

"SMN Group yang terdiri dari Protelindo, iForte dan STP siap untuk memenuhi dan mendukung kebutuhan infrastruktur industri telekomunikasi di Indonesia yang terus berkembang melalui pembangunan tower dan jaringan fiber optik untuk meningkatkan kualitas jaringan 4G nasional di Indonesia," kata Wakil Presiden Direktur TOWR, Adam Gifari, dalam Public Expose LIVE 2022 di Jakarta, Selasa.

Hingga semester pertama tahun ini, TOWR telah memiliki lebih dari 29.200 tower dengan lebih dari 54.700 tenant, lebih dari 109.000 km sambungan fiber optik yang menghasilkan penghasilan, dan lebih dari 13.300 aktivasi konektivitas.

Baca Juga: Suku Bunga The Fed Diisukan Melandai, IHSG Tembus di Atas 7300

Penghasilan usaha selama semester I 2022 mencapai Rp5,3 triliun, meningkat 33,9 persen dari Rp3,97 triliun pada tahun sebelumnya. EBITDA perseroan mencapai Rp4,57 triliun, meningkat 34,1 persen dari Rp3,4 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara laba bersih perseroan mencapai Rp1,69 triliun, meningkat 0,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Masing masing segmen bisnis menunjukkan pertumbuhan yang baik. Penghasilan dari segmen menara pada paruh pertama 2022 mencapai Rp4,28 triliun atau tumbuh 30,7 persen dari tahun sebelumnya.

Penghasilan dari segmen menara fiber mencapai Rp479,6 miliar atau tumbuh 83,5 persen, sedangkan penghasilan dari segmen konektivitas mencapai Rp555,3 miliar atau tumbuh 27,9 persen.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 45 Resmi Dibuka, Gabung Sekarang!

Pencapaian tersebut berasal dari pertumbuhan bisnis secara organik maupun in-organik. Pertumbuhan organik didukung oleh perkembangan industri telekomunikasi dimana para operator membutuhkan semakin banyak menara dan jaringan fiber optik untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka. Sementara itu, pertumbuhan in-organik berasal dari transaksi akuisisi menara pada awal tahun ini.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X