Kenaikan BBM Membawa Berkah, IHSG Ditopang Sektor Energi

- Senin, 5 September 2022 | 17:12 WIB
Ilustrasi:  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.  (Antara/Reno Esnir)
Ilustrasi: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Antara/Reno Esnir)

SINAR HARAPAN - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan awal pekan, Senin 5 September 2022. IHSG naik 0,76 persen atau sebesar 54,70 poin ke level 7.231,88. Laju IHSG ditopang oleh sektor energi dengan penguatan sebesar 3,83 persen.

Di tengah naiknya harga BBM, sektor energi dan transportasi memang bagaikan langit dan bumi, sektor energi menuai keuntungan sedangkan sektor transportasi malah tertimpa beban operasional yang lebih berat dari sebelumnya.

Belum lagi, pascabatalnya pembukaan kembali Nord Stream 1, beberapa negara di Eropa mulai mengaktifkan kembali pembangkit tenaga batu bara guna menunjang keterbatasan energi sehingga harga batu bara kembali naik di atas US$435 per ton. Hal tersebut membuat emiten batu bara nasional menjadi semakin atraktif.

Baca Juga: Nord Stream 1 Batal Dibuka, Batu Bara Kembali Bergejolak

Bahkan, kenaikan BBM dan batu bara membawa berkah bagi Trio Energi, Medco Energi International (MEDC), Harum Energi (HRUM), dan Adaro Energy Indonesia (ADRO) yang melesat naik menjadi penopang laju sektor energi sekaligus Top Gainers Index LQ45 hari ini.

Saham MEDC melesat 10,73 persen atau sebesar 95 poin ke level Rp980 per lembar saham, saham HRUM menguat 7,42 persen atau sebesar 125 poin ke level Rp1810 per lembar saham, dan saham ADRO menguat 6,61 persen atau sebesar 250 poin ke level Rp4030 per lembar saham.

Sementara itu, pada sektor transportasi, saham BPTR terkoreksi paling dalam dengan pelemahan sebesar 6,67 persen. Diikuti saham TNCA yang anjlok 6,25 persen dan emiten taksi Blue Bird (BIRD) yang terkoreksi sebesar 2,09 persen.

Baca Juga: BBM Naik, Saham Sektor Energi dan Transportasi Beda Nasib

Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini mencapai 33,6 miliar saham dengan total nilai mencapai Rp14,92 triliun.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: Rti Business

Tags

Artikel Terkait

Terkini

21 Pinjol Miliki Kredit Macet di Atas 5 Persen

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:34 WIB

Harga Saham PADA Sentuh ARB, Hold atau Jual?

Senin, 6 Februari 2023 | 12:48 WIB
X