• Selasa, 29 November 2022

Rilis Laporan NFP, Harga Emas Menguat

- Sabtu, 3 September 2022 | 12:35 WIB
Emas Antam (: Istimewa)
Emas Antam (: Istimewa)

SINAR HARAPAN - Harga emas dunia menguat pada akhir perdagangan pagi ini, Sabtu 3 September 2022. Harga emas antam (ANTM) ikut terdorong naik sebesar Rp5.000. 

Dilansir dari situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam (ANTM) pada harga yang dicetak pada hari ini seharga Rp952.000 per gram, naik Rp5.000 dibanding harga yang dicetak pada hari Jumat 2 September 2022 Rp947.000 per gram

Setelah mengalami kerugian selama lima hari berturut-turut, harga emas dapat kembali menguat. Rebound emas terjadi setelah Departemen Tenaga Kerja AS merilis laporan Non-Farm Payroll (NFP) yang mencatatkan tingkat pengangguran yang lebih tinggi dari perkiraan. Tingkat pengangguran naik menjadi 3,7 persen pada Agustus.

Baca Juga: Jelang Pertemuan OPEC+, Harga Minyak Terkerek

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange melonjak US$13,30 atau 0,78 persen menjadi US$1,722,60 per ons.

Mengikuti kenaikan harga tersebut, harga simulasi buyback emas Antam naik sebesar Rp5.000 ke harga Rp820.000.
Berikut harga emas batang Antam pada hari ini, Sabtu 3 September 2022:

Harga emas batang 0.5 gram seharga Rp526.000
Harga emas batang 1 gram seharga Rp952.000
Harga emas batang 2 gram seharga Rp1.844.000
Harga emas batang 3 gram seharga Rp2.741.000
Harga emas batang 5 gram seharga Rp4.535.000
Harga emas batang 10 gram seharga Rp9.015.000
Harga emas batang 25 gram seharga Rp22.412.000
Harga emas batang 50 gram seharga Rp44.745.000
Harga emas batang 100 gram seharga Rp89.412.000
Harga emas batang 250 gram seharga Rp223.265.000
Harga emas batang 500 gram seharga Rp446.320.000
Harga emas batang 1000 gram seharga Rp892.600.000.***

Editor: Yuanita SH

Sumber: logammulia.com, Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! UMP Jawa Barat Tahun 2023 Naik 7,8 Persen

Selasa, 29 November 2022 | 05:57 WIB

Program BLT BBM Tahap 2 Telah Tersalur ke 3 juta KPM

Senin, 28 November 2022 | 08:53 WIB
X