• Selasa, 29 November 2022

Indeks Harga Konsumen (IHK) Agustus 2022 Catatkan Deflasi 0,21%

- Jumat, 2 September 2022 | 18:52 WIB
Ilustrasi inflasi-deflasi  (Pixabay)
Ilustrasi inflasi-deflasi (Pixabay)

SINAR HARAPAN - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2022 mengalami deflasi sebesar 0,21% (mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi sebesar 0,64% (mtm).

Deflasi terutama bersumber dari penurunan harga kelompok volatile food dan penurunan inflasi administered prices, di tengah inflasi inti yang meningkat. Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK Agustus 2022 tercatat 4,69% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,94% (yoy).

Tekanan inflasi IHK diperkirakan masih berlanjut, antara lain didorong oleh masih tingginya harga energi dan pangan global. Inflasi inti dan ekspektasi inflasi diperkirakan berisiko meningkat akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi dan inflasi volatile food, serta semakin menguatnya tekanan inflasi dari sisi permintaan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Kembali Dorong Proyek LNG Blok Masela

Berbagai perkembangan tersebut diprakirakan dapat mendorong inflasi pada tahun 2022 dan 2023 berisiko melebihi batas atas sasaran 3,0±1% dan karenanya diperlukan sinergi kebijakan yang lebih kuat antara Pemerintah Pusat dan Daerah dengan Bank Indonesia untuk langkah-langkah pengendaliannya.

Bank Indonesia terus memperkuat sinergi antara pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan ketahanan pangan melalui Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi (TPIP dan TPID), serta akselerasi pelaksanaan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP).

Inflasi inti pada Agustus 2022 terjaga sebesar 0,38% (mtm), meski meningkat dibandingkan dengan inflasi Juli 2022 yang sebesar 0,28% (mtm). Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh inflasi komoditas dalam kelompok pendidikan, serta komoditas kontrak dan sewa rumah yang didorong kenaikan mobilitas masyarakat dan berlanjutnya proses pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Pemerintah Pensiunkan Tiga PLTU Tahun Ini

Peningkatan lebih lanjut tertahan oleh deflasi komoditas emas perhiasan seiring dengan pergerakan harga emas global. Secara tahunan, inflasi inti Agustus 2022 masih terjaga rendah sebesar 3,04% (yoy), meski lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 2,86% (yoy). Terjaganya inflasi inti tersebut didukung oleh konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga ekspektasi inflasi.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: bi.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! UMP Jawa Barat Tahun 2023 Naik 7,8 Persen

Selasa, 29 November 2022 | 05:57 WIB

Program BLT BBM Tahap 2 Telah Tersalur ke 3 juta KPM

Senin, 28 November 2022 | 08:53 WIB
X