Laba Usaha Naik, Saham Indofood (INDF) Kenapa Anjlok?

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:54 WIB
Ilustrasi/PT Indofood Sukses Makmur, Tbk.  (IST/Putu Agus Hariutama)
Ilustrasi/PT Indofood Sukses Makmur, Tbk. (IST/Putu Agus Hariutama)

SINAR HARAPAN - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan laba usaha naik 4% pada laporan kinerja keuangan untuk periode semester I 2022, Rabu 31 Agustus 2022. Meskipun begitu, saham INDF terpantau melemah sebesar 6,02 persen sepekan terakhir.

Menurut pers rilis perseroan, emiten Grup Salim tersebut membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 12% menjadi Rp52,79 triliun dibandingkan Rp47,29 triliun di periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan induk Grup Indofood ini mencatatkan laba usaha naik 4% menjadi Rp8,83 triliun dari yang sebelumnya Rp8,49 triliun. Namun, marjin laba usaha turun menjadi 16,7% dari yang sebelumnya 17,9%.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Pasar Menunggu Data NFP

Saham INDF melemah sebesar 6,02 persen sepekan terakhir. Pada perdagangan hari ini pun, saham INDF dibuka melemah lagi ke level Rp6.300 per lembar saham.

Ternyata pelemahan tersebut dipengaruhi oleh laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk turun 16% menjadi Rp2,90 triliun dari yang semula Rp3,43 triliun karena naiknya rugi selisih kurs yang belum terealisasi dari kegiatan pendanaan.

Sementara itu, marjin laba bersih mencapai 5,5% dari 7,3% di periode yang sama tahun sebelumnya. Tanpa memperhitungkan non-recurring items dan selisih kurs, core profit meningkat 2% menjadi Rp4,00 triliun dari Rp3,92 triliun.***

 

Editor: Yuanita SH

Sumber: Rti Business, Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Saham MIDI Melesat, Ada Apa?

Jumat, 27 Januari 2023 | 12:51 WIB

Kurs Rupiah Tertekan, Turun 28 Poin Pagi Ini

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:28 WIB

Bisnis Thrift Shop Kian Diminati Anak Muda

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:38 WIB

BTPN Optimis Dapat Penuhi Aturan Saham Free Float

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:15 WIB
X