Rupiah Melemah, Pasar Menunggu Data NFP

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:33 WIB
Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank diprediksi melemah (Antara/Aprillio Akbar)
Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank diprediksi melemah (Antara/Aprillio Akbar)

SINAR HARAPAN - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (31 Agustus 2022) pagi, melemah 7 poin atau 0,05 persen ke posisi Rp14.850 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.843 per dolar AS.

Kurs tengah Bank Indonesia berada pada level Rp14.875,01, sedangkan di pasar spot pagi ini nilai tukar rupiah berada pada level Rp14.846,5 per dolar AS.

Pada perdagangan pukul 02.00 WIB pagi ini, indeks dolar sempat menyentuh level 108,73 dengan kenaikan sebesar 0,074 persen.

Baca Juga: Harga Emas Dunia Jatuh! Emas Antam (ANTM) Anjlok Rp8.000

Pasar masih berfokus pada data Non-Farm Payroll (NFP), sebagai tambahan informasi NFP adalah data tingkat ketenagakerjaan di Amerika serikat selain dari sektor pertanian, pemerintahan, rumah tangga, dan lembaga-lembaga nonprofit.

Data NFP akan dirilis pada hari jumat 2 september 2022 mendatang, data tersebut sangatlah penting bagi investor dan trader, dikarenakan setiap terjadi penurunan permintaan tenaga kerja maka anak mengurangi tekanan pada The Fed untuk mempertahankan kenaikan suku bunga yang tinggi.***

Editor: Yuanita SH

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Saham MIDI Melesat, Ada Apa?

Jumat, 27 Januari 2023 | 12:51 WIB

Kurs Rupiah Tertekan, Turun 28 Poin Pagi Ini

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:28 WIB

Bisnis Thrift Shop Kian Diminati Anak Muda

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:38 WIB

BTPN Optimis Dapat Penuhi Aturan Saham Free Float

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:15 WIB
X