• Senin, 3 Oktober 2022

Anggaran Infrastruktur Naik, Saham Sektor Konstruksi Masih Murah

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:44 WIB
Anggaran infrastruktur naik, saham sektor kontruksi masih murah. (Antara/Sigid Kurniawan)
Anggaran infrastruktur naik, saham sektor kontruksi masih murah. (Antara/Sigid Kurniawan)

SINAR HARAPAN - Anggaran pembangunan Ibu Kota Baru (IKN) untuk 2023 naik Rp 20,8 triliun dibandingkan anggaran tahun ini senilai Rp 5,4 triliun, hal tersebut berdasarkan data RAPBN 2023.

Dalam pemaparan rencana anggaran dan pendapatan belanja negara (RAPBN) 2023 di Kompleks Parlemen pada haria Selasa (16/8/2022).

Jokowi mengatakan "Anggaran untuk infrastruktur Rp 392 triliun yang diarahkan untuk mendukung penguatan penyediaan pelayanan dasar, mendukung peningkatan produktivitas melalui infrastruktur konektivitas dan mobilitas."

Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini Masih Berfluktuasi, Apa Penyebabnya?

Peningkatan anggaran tersebut menjadi sentimen positif bagi emiten sektor konstruksi, terutama bagi emiten milik BUMN, seperti PT Wijaya Karya Tbk (WIKA),PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP).

Pada perdagangan sesi 1 pagi ini, WIKA dibuka dengan harga Rp 1.060 per lembar saham, WSKT dibuka dengan harga Rp 575 per lembar saham, ADHI dibuka dengan harga Rp 800 per lembar saham, dan PTPP dibuka dengan harga Rp 1.015 perlembar saham.

Editor: Yuanita SH

Sumber: Berbagai Sumber, KSEI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertamina RD Siap Tembus Pasar Eropa

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:38 WIB

Kustomfest 2022, PT Pegadaian Dukung UMKM Otomotif

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:14 WIB

BI: Proyeksi Inflasi September Tembus 5,88 Persen

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:07 WIB
X