SINAR HARAPAN - Mayoritas bursa asia ditutup menghijau pada perdagangan, Rabu, (17/8/22) kemarin.
Indeks Nikkei memimpin penguatan sebesar 1.23% ke level 29.223, Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,46 ke level 19.922, Shanghai Composite China menguat 0,45% ke level 3.293, Strait Times Singapura naik 0,28% ke 3.263, Bursa ASX 200 Australia menguat 0,31% ke 7.127 sedangkan Bursa Korea selatan KR KOSPI ditutup melemah 0,67% ke 2.516.
Pada perdagangan, Selasa, 16/8/2022, IHSG ditutup menguat 0,57% menguat 40.18 poin ke level 7.133. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 13,4 Triliun dan sebanyak 26,5 miliar saham di perdagangkan. Saham yang menguat sebanyak 191 saham, 335 saham melemah dan 163 saham stagnan.
Investor asing mencatat net buy sebesar Rp 929,92 miliar all market, pasar reguler menyumbang sebesar Rp 818,33 miliar pada angka tersebut. Angka tersebut merupakan lonjakan besar dibanding hari Senin, (15/8/2022), sebesar 209,17 miliar.
Baca Juga: Harga Timah Sempat Melejit, Berapa Setoran Pajak PT Timah Tbk (TINS)?
Sentimen positif IHSG datang dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023 serta pidato Presiden Jokowi yang membangun optimisme investor untuk tetap berinvestasi di Indonesia.
Dilansir dari Antara, pada RAPBN 2023 target indikator ekonomi makro yang disepakati meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen sampai 5,9 persen, inflasi yang akan dijaga pada level 2 persen sampai 4 persen, dan nilai tukar rupiah Rp14.300 per dolar AS sampai Rp14.800 per dolar AS.
Sentimen tersebut berhasil meredam kekhawatiran investor terhadap inflasi dan diperkirakan dapat menambah gairah IHSG pada perdagangan hari ini.
Artikel Terkait
Mau Serok Saham Walmart (WMT)? Baca dulu!
Elon Musk Beli Klub Sepak Bola Machester United, Benarkah?
Rayakan HUT RI ke 77 Kemenparekraf Gelar Kompetisi Menyanyi
Apple Berencana Rambah Vietnam Sebagai Tempat Produksi
Volatilitas Harga Minyak Buat Investor Lelah
Masih Terbuka, Lowongan Kerja di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC)
Studi : Orang Asia Tenggara Menghabiskan US$ 3,66 Miliar untuk Bubble Tea Setiap Tahun
Menhub : Sektor Transportasi Pulih dan Bangkit Lebih Kuat!
Erick Thohir Dorong Garuda Sediakan Tiket Murah untuk Rakyat
Harga Timah Sempat Melejit, Berapa Setoran Pajak PT Timah Tbk (TINS)?