• Selasa, 4 Oktober 2022

Utang Luar Negeri RI Turun Perlahan Tapi Pasti

- Senin, 15 Agustus 2022 | 16:38 WIB
Ilustrasi: Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS pada sebuah di Jakarta.  (Nova Wahyudi)
Ilustrasi: Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS pada sebuah di Jakarta. (Nova Wahyudi)

SINAR HARAPAN - Dilansir dari data Bank Indonesia (BI), Senin, 15 Agustus 2022, Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tercatat menurun dibandingkan dengan jumlah ULN pada kuartal sebelumnya, yaitu US$412,6 miliar.

ULN Indonesia pada kuartal-II 2022 tercatat sebesar US$ 403,0 miliar atau Rp 5.919,2 triliun (kurs Rp 14.688).

ULN Indonesia menurun dikarenakan ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Setral) dan sektor swasta juga semakin menurun.

Secara tahunan, posisi ULN kuartal II 2022 mengalami kontraksi sebesar 3,4% (yoy) lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 0,9%.

ULN Pemerintah secara tahunan, mengalami kontraksi sebesar 8.6% (yoy) lebih dalam disbanding kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 3,4% (yoy).

Hal ini dikarenakan adanya pelunasan pinjaman bilateral, komersial, dan multilateral yang jatuh tempo selama periode April hingga Juni 2022, pelunasan SBN domestik turut mendukung penurunan ULN pemerintah di laporan triwulan. ULN Pemerintah ini dinilai cukup sehat dan terkendali.

ULN Swasta, secara tahunan mengalami kontraksi 1,1% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya 1,5%. ULN Lembaga keuangan terkontraksi 0,2%, lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya 5,0%. ULN Perusahaan bukan Lembaga keuangan mengalami kontraksi sebesar 1,3% (yoy) lebih dalam dari triwulan sebelumnya 0,5% (yoy).

Editor: Yuanita SH

Sumber: cnbcindonesia.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Provinsi DIY Catat Inflasi Terendah Se-Pulau Jawa

Selasa, 4 Oktober 2022 | 06:42 WIB

Pertamina RD Siap Tembus Pasar Eropa

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:38 WIB

Kustomfest 2022, PT Pegadaian Dukung UMKM Otomotif

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:14 WIB

BI: Proyeksi Inflasi September Tembus 5,88 Persen

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:07 WIB
X