• Jumat, 19 Agustus 2022

Hadapi Pandemi, Bank Dunia Beri tambahan Dana Bagi Negara Miskin

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 18:44 WIB
Presiden Bank Dunia David Malpass dalam agenda Presidensi G20 Indonesia terkait Mobilising Financing for Global Public Goods secara daring yang dipantau dari Jakarta, Kamis (17/2/2022).  (Astrid Faidlatul Habibah)
Presiden Bank Dunia David Malpass dalam agenda Presidensi G20 Indonesia terkait Mobilising Financing for Global Public Goods secara daring yang dipantau dari Jakarta, Kamis (17/2/2022). (Astrid Faidlatul Habibah)

SINAR HARAPAN - Dewan Direktur Bank Dunia menyetujui pembentukan Financial Intermediary Fund (FIF) atau Dana Perantara Keuangan dalam rangka Prevention, Preparedness and Response (PPR) atau kesiapsiagaan, pencegahan dan penanggulangan pandemi.

FIF memberikan tambahan dana jangka panjang untuk mendukung negara dan kawasan berpenghasilan rendah dan menengah bersiap dalam menghadapi pandemi,” kata Presiden Grup Bank Dunia David Malpass di Jakarta, Sabtu .

Komitmen kontribusi dalam rangka FIF ini mencapai 1 miliar dolar AS yang di dalamnya sudah termasuk kontribusi sebesar 50 juta dolar AS dari Indonesia. Komitmen itu juga meliputi kontribusi dari Amerika Serikat, Komisi Uni Eropa, Jerman, Singapura, Inggris, maupun lembaga filantrofis, Wellcome Trust, serta The Bill and Melinda Gates Foundation.

FIF akan membiayai kesehatan dengan memperkuat kapasitas PPR pandemi di tingkat nasional, regional, maupun global yang fokus pada negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Gagasan pembentukan mekanisme pembiayaan kesehatan global telah mulai dikemukakan oleh Panel Independen Tingkat Tinggi atau High Level Independent Panel/HLIP G20 pada 2021.

Gagasan ini kemudian dieksplorasi oleh para menteri keuangan dan menteri kesehatan di bawah naungan Presidensi G20 Italia yang akhirnya dituangkan dalam Deklarasi Roma Pemimpin G20.

Selanjutnya, para pemimpin G20 sepakat untuk membentuk Gugus Tugas Gabungan Keuangan dan Kesehatan atau Joint Finance and Health Task Force (JFHTF) yang diketuai bersama oleh Indonesia dan Italia, bertugas mengembangkan modalitas untuk pembiayaan baru PPR pandemi selama Kepresidenan G20 Indonesia.

Pada pertemuan menteri keuangan dan kesehatan gabungan G20 di Indonesia pada 21 Juni 2022, para menteri mendukungan pembentukan FIF di bawah pengelolaan Bank Dunia.

FIF akan melengkapi pembiayaan dan dukungan teknis Bank Dunia dengan memanfaatkan keahlian teknis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan melibatkan organisasi penting lainnya.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Antara

Tags

Terkini

IHSG Terkoreksi, Saham SMGR Masuk Top Losers

Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:24 WIB

IHSG Hijau! Saham ADRO, ADMR, dan CRAB Menguat

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:11 WIB

Tren Harga Emas Masih Turun Hari Ini

Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:43 WIB

Perkuat Lini Bisnis! CENT Akuisisi 289 Menara

Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:46 WIB

BRIS Akan Rights Issue, Efek Dilusi 12,73 Persen

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:55 WIB

Migas Aman, Pertamina Temukan Cadangan Minyak Terbaru

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:55 WIB

Wah, Harga Emas Antam Turun Lagi!

Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:33 WIB

Bursa Asia Ditutup Hijau! IHSG Hari Ini Bagaimana?

Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:32 WIB
X