• Jumat, 19 Agustus 2022

Kemenperin Lanjutkan Program Insentif Pembelian Mesin Industri TPT

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:30 WIB
Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin, Elis Masitoh (kanan) bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kimia Farmasi dan Tekstil (Sesditjen IKFT) Abdulah (kiri) menyerahkan bantuan kepada perwakilan perusahaan yang menerima bantuan insentif potongan harga. (Kementerian Perindustrian)
Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin, Elis Masitoh (kanan) bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kimia Farmasi dan Tekstil (Sesditjen IKFT) Abdulah (kiri) menyerahkan bantuan kepada perwakilan perusahaan yang menerima bantuan insentif potongan harga. (Kementerian Perindustrian)

SINAR HARAPAN - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menggulirkan program insentif pemotongan pembelian harga mesin Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) guna meningkatkan daya saing dan produktivitas industri tersebut.

"Pemberian insentif ini merupakan stimulus bagi perusahaan, supaya menggunakan mesin dan peralatan lebih modern, efisien, hemat energi serta lebih ramah lingkungan. Sampai saat ini, terdapat sepuluh perusahaan yang telah disetujui untuk memanfaatkan program ini melalui Perjanjian Pemberian Penggantian Potongan Harga (P4H)," kata Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin Elis Masitoh melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 2 Juli 2022.

Pada 2022 anggaran Kemenperin untuk pemberian insentif potongan harga mesin sebesar Rp5 miliar. Hingga 27 Juni 2022 pihaknya telah menyetujui potongan bagi 10 perusahaan yang telah menstimulus investasi mesin baru dari industri sebesar Rp53,9 miliar. Total potongan harga yang diberikan sebesar Rp3,07 miliar, sehingga masih tersisa anggaran Rp1,93 miliar yang rencananya direalisasikan pada Juli 2022.

Elis mengatakan 10 perusahaan penerima program ini telah diverifikasi dokumen dan legalitasnya oleh Lembaga Pengelola Operasional Program (LPOP), verifikasi kelayakan usaha, kewajaran harga mesin/peralatan, kewajaran kronologi dokumen pembelian dan pembayaran, serta verifikasi lapangan oleh Lembaga Penilai Independen (LPI).

Kemudian dibahas Rapat Tim Teknis (RTT) I dan II yang dihadiri anggota tim teknis dari berbagai kementerian/lembaga, Dinas Perindustrian Daerah, perwakilan asosiasi, dan para tenaga ahli di bidang tekstil. Setelah disetujui, maka dilakukan penandatangan Perjanjian Pemberian Penggantian Potongan Harga (P4H).

"Diharapkan sepuluh perusahaan yang mengikuti P4H dapat terus memanfaatkan mesin/peralatan yang telah diinvestasikan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas produk dalam rangka kemajuan perusahaan dan industri tekstil," tutur Elis.

Kemenperin, lanjutnya, akan terus melanjutkan program restrukturisasi mesin pada 2023 dengan alokasi anggaran Rp7 miliar.

"Pada tahun-tahun mendatang, program ini diharapkan dapat menjadi sinyal positif untuk investasi mesin/peralatan guna peningkatan produktivitas dan daya saing industri. Semoga perusahaan yang mendapatkan insentif dalam program ini dapat terus survive dalam persaingan global dan industri tekstil semakin berjaya," ucapnya.

Fokus pelaksanaan program pada 2022 pada industri penyempurnaan kain dan industri pencetakan kain, serta pada mesin/peralatan dengan teknologi 4.0 seperti artificial intelligence, internet of things, augmented reality/virtual reality, advanced robotics, 3D printing dan machine to machine communication.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Antara

Tags

Terkini

IHSG Terkoreksi, Saham SMGR Masuk Top Losers

Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:24 WIB

IHSG Hijau! Saham ADRO, ADMR, dan CRAB Menguat

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:11 WIB

Tren Harga Emas Masih Turun Hari Ini

Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:43 WIB

Perkuat Lini Bisnis! CENT Akuisisi 289 Menara

Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:46 WIB

BRIS Akan Rights Issue, Efek Dilusi 12,73 Persen

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:55 WIB

Migas Aman, Pertamina Temukan Cadangan Minyak Terbaru

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:55 WIB

Wah, Harga Emas Antam Turun Lagi!

Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:33 WIB

Bursa Asia Ditutup Hijau! IHSG Hari Ini Bagaimana?

Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:32 WIB
X