• Jumat, 19 Agustus 2022

Kinerja Indeks S&P500 Semester I 2022 Terburuk Sejak 1970!

- Jumat, 1 Juli 2022 | 09:32 WIB
Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja lantai Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat  (Reuters)
Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja lantai Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (Reuters)

SINAR HARAPAN - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (AS) dibuka jatuh pada Kamis pagi waktu setempat (jumat 1 Juli 2022 WIB) , menempatkan Indeks S&P 500 pada enam bulan pertama terburuk sejak 1970, di tengah kekhawatiran bank sentral AS berupaya menjinakkan inflasi yang bakal menghambat pertumbuhan ekonomi global.

Ketakutan atas pelambatan pertumbuhan dan lonjakan harga melanda pasar dengan kekhawatiran resesi menjadi pusat perhatian seiring pembuat kebijakan moneter di seluruh dunia secara agresif meningkatkan biaya pinjaman.

Ketua Bank Sentral AS Federal Reserve (Fed) Jerome Powell pada Rabu berjanji tidak membiarkan ekonomi AS tergelincir ke dalam "rezim inflasi tinggi", meskipun berarti menaikkan suku bunga ke level yang menempatkan pertumbuhan ekonomi dalam risiko.

Indeks Komposit Nasdaq yang sarat teknologi menuju penurunan terbesarnya selama semester pertama, sementara Indeks Dow Jones Industrial Average menuju penurunan persentase Januari-Juni terbesar sejak krisis keuangan.

Ketiga indeks utama Wall Street mencatat penurunan kuartalan kedua berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2015.

Pembuat kebijakan The Fed dalam beberapa hari terakhir telah memperkirakan kenaikan suku bunga 75 basis poin kedua pada bulan Juli 2022.

"Orang-orang meningkatkan kas memasuki musim (laporan) laba," kata Manajer Portofolio Hennessy Funds, Josh Wein. Ia mengatakan banyak orang menunggu info dari perusahaan tentang apa yang sebenarnya terjadi dan pernyataan konsumen. Mereka mencoba mendapatkan info tambahan sebelum benar-benar berkomitmen pada saham.

Saham berkapitalisasi besar, termasuk Microsoft Corp, Apple Inc, Amazon.com Inc, dan Tesla Inc, jatuh antara 2,6 persen dan 5,2 persen, memimpin penurunan untuk hari ini.

Laporan Departemen Perdagangan menunjukkan indeks harga pengeluaran inti konsumsi pribadi pada Mei sedikit di bawah ekspektasi, meskipun belanja konsumen meningkat, kurang dari yang diperkirakan.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Antara

Tags

Terkini

IHSG Terkoreksi, Saham SMGR Masuk Top Losers

Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:24 WIB

IHSG Hijau! Saham ADRO, ADMR, dan CRAB Menguat

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:11 WIB

Tren Harga Emas Masih Turun Hari Ini

Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:43 WIB

Perkuat Lini Bisnis! CENT Akuisisi 289 Menara

Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:46 WIB

BRIS Akan Rights Issue, Efek Dilusi 12,73 Persen

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:55 WIB

Migas Aman, Pertamina Temukan Cadangan Minyak Terbaru

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:55 WIB

Wah, Harga Emas Antam Turun Lagi!

Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:33 WIB

Bursa Asia Ditutup Hijau! IHSG Hari Ini Bagaimana?

Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:32 WIB
X