• Jumat, 12 Agustus 2022

Menperin: IKM Komponen Harus Proaktif Jalin Hubungan dengan Pengusaha Jepang

- Senin, 27 Juni 2022 | 10:39 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.  (Kementerian Perindustrian)
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. (Kementerian Perindustrian)

SINAR HARAPAN - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita ke Jepang untuk melakukan pertemuan dengan delegasi bisnis Industri Kecil dan Menengah (IKM) komponen otomotif dan Toyota Indonesia Diaspora Group di Nagoya, Jepang, pada 26 Juni 2022.

Pertemuan tersebut untuk memetakan masalah yang dihadapi oleh IKM komponen otomotif, khususnya Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO) dalam upaya menjalin kerja sama dengan industri otomotif Jepang.

"Kementerian Perindustrian terus mendukung IKM komponen otomotif agar berdaya saing dan mampu menjadi bagian dari supply chain industri otomotif, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, seperti Jepang," ujar Menperin Agus melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Ia berharap IKM komponen dapat menunjukkan kapasitas dan kemampuan produksi sesuai kebutuhan industri otomotif Jepang.

Untuk itu, kata dia, IKM komponen harus proaktif menjalin hubungan yang baik dengan pengusaha Jepang, sekaligus membuktikan diri sebagai pemasok suku cadang yang paling kapabel dan andal di Asia.

Untuk meningkatkan daya saing, pemerintah dan IKM komponen harus dapat menyelesaikan empat tantangan dan hambatan dalam upaya menjadi bagian dari rantai pasok yang lebih luas.

Pertama, terkait pendanaan yang belum mendapat dukungan sepenuhnya dari lembaga keuangan, berdasarkan pertimbangan bankability, skala atau ukuran perusahaan, dan faktor belum tersedianya produk perbankan yang tepat.

Kemenperin, kata dia, akan berdiskusi dengan MUFG untuk menjajaki kemungkinan skema pembiayaan khusus bagi IKM komponen otomotif.

Kedua, masalah kualitas dan skalabilitas produk. Untuk meningkatkan kualitas IKM, Kemenperin memiliki banyak program pendampingan, seperti pendampingan pengembangan dan sertifikasi produk, implementasi teknologi 4.0, restrukturisasi mesin, layanan desain produk, pembangunan material center, serta dukungan promosi atau pameran.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Ribuan UMKM Akan Mengikuti Surabaya Great Expo 2022

Rabu, 10 Agustus 2022 | 20:46 WIB

Indeks Manufaktur Bulan Juli Terdongkrak Program P3DN

Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:35 WIB
X