• Jumat, 19 Agustus 2022

INDEF Ingatkan Kondisi Global yang Memburuk Berpotensi Menekan APBN

- Jumat, 24 Juni 2022 | 18:19 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Kamis (23/6/2022).  (Astrid Faidlatul Habibah)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Kamis (23/6/2022). (Astrid Faidlatul Habibah)

SINAR HARAPAN - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengingatkan kondisi global saat ini yang sedang bergejolak berpotensi menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Gejolak kondisi global yang dimaksud yakni pandemi COVID-19 yang masih melanda dunia, konflik geopolitik Rusia dan Ukraina, kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, dan kebijakan Zero COVID-19 atau penguncian ketat di Tiongkok.

"Misalnya konflik geopolitik mengakibatkan krisis energi kenaikan harga minyak dunia, akibatnya pemerintah harus mengubah salah satu asumsi APBN yaitu harga minyak," ujar Direktur Program Indef Esther Sri Astuti di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan asumsi harga minyak Indonesia disesuaikan dengan kenaikan harga minyak global, akibatnya pengeluaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) di APBN juga akan naik.

Demikian pula dengan dampak kenaikan suku bunga Fed yang akan menarik investor menanamkan modalnya ke Negeri Paman Sam, sehingga dolar AS akan menguat terhadap rupiah.

Sebagai akibatnya, asumsi nilai tukar dalam APBN juga harus diubah, serta berpengaruh pada pengeluaran dan penerimaan anggaran dalam kas negara.

Menurut Esther, kenaikan pengeluaran anggaran di APBN tentunya akan memperkecil ruang fiskal pemerintah.

"Akibatnya, pertumbuhan ekonomi pun akan melambat karena anggaran pemerintah yang dialokasikan untuk pembangunan berkurang," ujarnya.

Dengan berbagai risiko global yang ada saat ini, dirinya memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2022 hanya akan tumbuh dalam kisaran empat persen pada tahun ini, angka tersebut di bawah target pemerintah yang sebesar 5,2 persen.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Antara

Tags

Terkini

IHSG Terkoreksi, Saham SMGR Masuk Top Losers

Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:24 WIB

IHSG Hijau! Saham ADRO, ADMR, dan CRAB Menguat

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:11 WIB

Tren Harga Emas Masih Turun Hari Ini

Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:43 WIB

Perkuat Lini Bisnis! CENT Akuisisi 289 Menara

Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:46 WIB

BRIS Akan Rights Issue, Efek Dilusi 12,73 Persen

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:55 WIB

Migas Aman, Pertamina Temukan Cadangan Minyak Terbaru

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:55 WIB

Wah, Harga Emas Antam Turun Lagi!

Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:33 WIB

Bursa Asia Ditutup Hijau! IHSG Hari Ini Bagaimana?

Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:32 WIB
X