• Jumat, 19 Agustus 2022

Kemenperin Apresiasi Komitmen Kemenhan Gunakan Produk Pertahanan Dalam Negeri

- Jumat, 24 Juni 2022 | 10:51 WIB
Petugas mengecek senjata laras panjang pada pameran Industri Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).  (M Risyal Hidayat)
Petugas mengecek senjata laras panjang pada pameran Industri Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (3/12/2019). (M Risyal Hidayat)

SINAR HARAPAN - Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo menyebutkan bahwa Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk industri alat pertahanan terbilang tinggi.

"Menurut saya sudah cukup bagus, cukup tinggi, artinya industri pertahanan dalam negeri sudah terlihat jelas. Mesinnya memang dari luar, tapi komponen lainnya seperti bajanya itu dari dalam negeri," kata Dody kepada Antara di Jakarta, Kamis 24 Juni 2022.

Dody memaparkan, Kementerian Pertahanan menjadi salah satu yang memanfaatkan industri dalam negeri terkait pengadaan alat pertahanannya.

PT Pindad adalah salah satu industri dalam negeri yang memproduksi alat pertahanan nasional dengan nilai TKDN yang cukup tinggi.

Misalnya, munisi yang dibuat PT Pindad memenuhi TKDN 40,23 - 83,64 persen. Kemudian, granat dengan nilai TKDN 41,27-62,07 persen. Selain itu, emulsi yang ber-TKDN 43,64-73,53 persen.

Alat pertahanan lain yang juga memiliki TKDN yang tinggi yakni senjata ringan dengan TKDN 47,99-95,14 persen.

Sementara itu, beberapa alat pertahanan lain juga mengandung TKDN, meskipun masih rendah. Di antaranya pelindung dengan TKDN 25,05-25,07 persen dan detonator yang TKDN nya 13,84-23,73 persen.

Menurut Dody, sudah sejak lama industri alat pertahanan Indonesia terlibat dalam proyek pertahanan nasional. Salah satunya yakni saat pembangunan pesawat N-19 oleh PT Dirgantara Indonesia.

Kemitraan tersebut terus berlangsung sampai sekarang, di mana alat pertahanan lain yang mulai diproduksi di dalam negeri akan turut diserap oleh Kementerian Pertahanan.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Antara

Tags

Terkini

IHSG Terkoreksi, Saham SMGR Masuk Top Losers

Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:24 WIB

IHSG Hijau! Saham ADRO, ADMR, dan CRAB Menguat

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:11 WIB

Tren Harga Emas Masih Turun Hari Ini

Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:43 WIB

Perkuat Lini Bisnis! CENT Akuisisi 289 Menara

Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:46 WIB

BRIS Akan Rights Issue, Efek Dilusi 12,73 Persen

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:55 WIB

Migas Aman, Pertamina Temukan Cadangan Minyak Terbaru

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:55 WIB

Wah, Harga Emas Antam Turun Lagi!

Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:33 WIB

Bursa Asia Ditutup Hijau! IHSG Hari Ini Bagaimana?

Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:32 WIB
X