• Minggu, 4 Desember 2022

Luhut: Perekonomian Membaik, RI Harus Berterima Kasih Pada Tiongkok

- Kamis, 23 Juni 2022 | 11:20 WIB
Forum Kemitraan Bisnis Indonesia - Tiongkok di Bali Room Hotel Kempinski Jakarta, Kamis pagi 23 Juni 2022. (Istimewa)
Forum Kemitraan Bisnis Indonesia - Tiongkok di Bali Room Hotel Kempinski Jakarta, Kamis pagi 23 Juni 2022. (Istimewa)

SINAR HARAPAN - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan tampil sebagai pembicara di Forum Kemitraan Bisnis Indonesia-Tiongkok di Bali Room Hotel Kempinski Jakarta, Kamis pagi 23 Juni 2022.

Turut hadir sebagai undangan, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Lu Kang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono.

Pada kesempatan tersebut Luhut memaparkan perkembangan mutakhir hubungan RI dengan Tiongkok.

Dikemukakan Luhut, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, harus diakui banyak sumber daya alam Indonesia yang belum dikelola dengan baik.

Namun toh perekonomian tumbuh cukup baik di level 5% dimana nilai ekspor per April 2022 tumbuh 47,8 persen.

"Kondisi makro ekonomi kita terbilang stabil. Kita coba menahan inflasi di bawah 5% sampai akhir tahun ini. Energi, makanan dan nilai tukar rupiah juga masih cukup baik. Demikian pula pasar modal," kata Luhut.

Situasi Covid-19, lanjut Luhut sudah berhasil dikendalikan. Tingkat keterisian RS akhir menurun drastis.

"Beruntung Indonesia mendapat bantuan vaksin Sinovac. Tapi kita tetap harus meningkatkan kewaspadaan mengingat Covid masih menyebar," kata Luhut.

Industri downstream Indonesia juga mengalami kemajuan berkat peranan Tiongkok.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Siaran Pers

Tags

Terkini

REI Siap Jajaki Investasi di IKN Nusantara

Minggu, 4 Desember 2022 | 10:21 WIB
X