• Jumat, 19 Agustus 2022

Nilai Tukar Yen Bergerak Menuju Level Terendah 24 Tahun

- Senin, 20 Juni 2022 | 10:28 WIB
Ilustrasi - Uang kertas seratus dolar AS dan uang kertas 10.000 yen Jepang terlihat dalam ilustrasi foto ini di Tokyo.  (Shohei Miyano)
Ilustrasi - Uang kertas seratus dolar AS dan uang kertas 10.000 yen Jepang terlihat dalam ilustrasi foto ini di Tokyo. (Shohei Miyano)

SINAR HARAPAN - Yen Jepang tetap berada di bawah tekanan pada perdagangan Senin pagi 20 Juni 2022, melemah menuju level terendah 24 tahun setelah bank sentral Jepang (BOJ) pada Jumat 17 Juni 2022 melawan tren pengetatan masif bank-bank sentral utama untuk memperbarui komitmennya terhadap kebijakan ultra longgar.

Euro stabil meskipun Presiden Prancis Emmanuel Macron kehilangan mayoritas mutlak selama akhir pekan.

Dolar AS berhenti sejenak untuk menarik napas setelah minggu yang bergejolak yang membuatnya mundur tajam dari tertinggi dua dekade terhadap mata uang utama lainnya. Namun, dolar pulih setengah dari itu pada akhir pekan lalu karena investor terus menilai prospek kebijakan moneter AS dan risiko resesi menyusul kenaikan suku bunga terbesar Federal Reserve sejak 1995.

Indeks dolar, yang mengukur mata uang AS terhadap yen, euro dan empat mata uang utama lainnya, datar di 104,70, berkonsolidasi di bawah tertinggi 105,79 pada Rabu (15/6/2022), level yang tidak terlihat sejak akhir 2002.

Greenback naik 0,21 persen menjadi 135,25 yen, kembali menuju tertinggi Rabu (15/6/2022) di 135,60, level tertinggi sejak Oktober 1998.

BOJ pada Jumat (17/6/2022) melawan gelombang pengetatan yang mencakup Fed, bank sentral Inggris dan bahkan kenaikan setengah poin yang mengejutkan dari bank sentral Swiss, sementara juga menolak serangan dari spekulan pasar obligasi yang menguji komitmen otoritas moneter pada kisaran toleransi 25 basis poin di sekitar target nol persen untuk imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10-tahun.

Sebaliknya, The Fed menaikkan suku bunga 75 basis poin pada pertengahan minggu dengan menyatakan dalam laporan kebijakan moneter dua kali setahun kepada Kongres pada Jumat (17/6/2022) komitmen "tanpa syarat" untuk memerangi inflasi, meskipun risiko resesi meningkat.

Ketua Fed Jerome Powell akan bersaksi di depan Senat dan DPR pada Rabu (22/6/2022) dan Kamis (23/6/2022).

"Pasar bersiap untuk kapitulasi, BOJ (tetapi) justru sebaliknya," mengirim yen jatuh, tulis ahli strategi valuta asing senior National Australia Bank Rodrigo Catril dalam catatan klien.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Antara

Tags

Terkini

IHSG Terkoreksi, Saham SMGR Masuk Top Losers

Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:24 WIB

IHSG Hijau! Saham ADRO, ADMR, dan CRAB Menguat

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:11 WIB

Tren Harga Emas Masih Turun Hari Ini

Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:43 WIB

Perkuat Lini Bisnis! CENT Akuisisi 289 Menara

Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:46 WIB

BRIS Akan Rights Issue, Efek Dilusi 12,73 Persen

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:55 WIB

Migas Aman, Pertamina Temukan Cadangan Minyak Terbaru

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:55 WIB

Wah, Harga Emas Antam Turun Lagi!

Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:33 WIB

Bursa Asia Ditutup Hijau! IHSG Hari Ini Bagaimana?

Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:32 WIB
X