• Sabtu, 13 Agustus 2022

Akhir Pekan, Kurs Rupiah Ditutup Terkoreksi 57 Poin Terhadap Dolar AS

- Jumat, 17 Juni 2022 | 16:38 WIB
Dokumentasi. Karyawan menghitung uang di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta, Jumat (6/11/2020).  (Dhemas Reviyanto)
Dokumentasi. Karyawan menghitung uang di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta, Jumat (6/11/2020). (Dhemas Reviyanto)

SINAR HARAPAN - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta jelang akhir pekan ditutup melemah tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah ditutup turun 57 poin atau 0,39 persen ke posisi Rp14.825 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.768 per dolar AS.

"Dolar AS telah didukung oleh bantuan ganda dari sikap hawkish Bank Sentral AS, The Fed dan goyangan dalam ekonomi global," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam kajiannya di Jakarta, Jumat 17 Juni 2022.

Kendati begitu Ibrahim menilai tidak ada tanda-tanda bahwa salah satu dari kondisi ini sedang bersiap untuk pembalikan, sehingga kemungkinan menandakan dolar AS akan bergerak lebih jauh dan berdampak terhadap imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun menguat setelah penurunan tajam pada hari Kamis (16/6).

Adapun saat berita ini ditulis, indeks dolar AS menguat 0,74 persen ke level 104,39.

The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,75 persen pada Rabu (15/6) dan menetapkan jalur untuk kenaikan suku bunga yang jauh lebih curam. Bank sentral sekarang memperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 1,5 persen lagi menjadi sekitar 3,4 persen pada akhir tahun.

Menurut dia, angka tersebut jauh lebih curam daripada proyeksi Fed sebelumnya di bulan Maret ketika suku bunga bergerak ke sekitar 1,9 persen pada akhir tahun.

Ketua Fed Jerome Powell mengakui tangan Bank Sentral dipelintir menjadi kenaikan yang lebih besar dari yang diharapkan oleh data inflasi yang mengejutkan.

Otoritas Moneter AS saat ini mengharapkan untuk menempatkan alat kenaikan suku bunganya kembali ke dalam kotak alat kebijakan moneter ketika suku bunga acuan mencapai 3,5 persen hingga 4,5 persen.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Ribuan UMKM Akan Mengikuti Surabaya Great Expo 2022

Rabu, 10 Agustus 2022 | 20:46 WIB

Indeks Manufaktur Bulan Juli Terdongkrak Program P3DN

Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:35 WIB
X