• Minggu, 2 Oktober 2022

Pemerintah RI Raih Rp9,04 T dari Penerbitan Samurai Bonds

- Jumat, 10 Juni 2022 | 15:20 WIB
Ilustrasi- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang.  (KBRI Tokyo)
Ilustrasi- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang. (KBRI Tokyo)

SINAR HARAPAN - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melaporkan Surat Utang Negara (SUN) Indonesia berdenominasi yen Jepang (Samurai Bonds) sukses di Jepang dan mencetak nominal benchmark size 81 miliar yen Jepang atau setara dengan Rp9,04 triliun.

Duta Besar RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi memastikan percepatan pemulihan ekonomi Indonesia terus dikomunikasikan KBRI Tokyo kepada pemangku kepentingan terkait di Jepang, khususnya menyangkut kemudahan dan kredibilitas investasi untuk pembiayaan pembangunan di Indonesia.

KBRI Tokyo berkomitmen kuat untuk berperan aktif dalam mengkampanyekan perkembangan positif perekonomian dan investasi Indonesia dalam setiap kesempatan kepada mitra swasta dan Pemerintah Jepang," kata Heri dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat 10 Juni 2022.

Ia menjelaskan salah satu instrumen konkret kampanye tersebut adalah Samurai Bond yang mendapatkan kepercayaan luar biasa dari para investor di Jepang. Adapun penerbitan Samurai Bond kali ini adalah yang ketiga kalinya di masa pandemi sejak Juli 2020.

Penerbitan Samurai Bonds tahun ini merupakan capaian yang baik dan digunakan sesuai kebutuhan pembiayaan pembangunan, termasuk upaya pemulihan ekonomi nasional, di tengah kondisi pasar keuangan yang masih volatil atas dampak dari kenaikan suku bunga dan pengetatan kebijakan moneter global, serta meningkatnya ketegangan geopolitik.

Joint Lead Arrangers dalam transaksi ini adalah Daiwa Securities Co. Ltd., Mizuho Securities Co., Ltd., Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co., Ltd, dan Nomura Securities Co., Ltd.

Heri menuturkan tipe investor pada transaksi ini terdiri dari city banks sebesar 12,3 persen, lifers 8,6 persen, manajer aset 24,8 persen, koperasi pusat 12,3 persen, central public funds 2,5 persen, serta bank daerah/koperasi daerah 13,2 persen.

Kemudian, asuransi properti 0,2 persen dan lainnya 9,1 persen. Sedangkan investor dari luar Jepang tercatat 16,8 persen dari jumlah total investor.

Capaian positif dalam penerbitan Samurai Bonds ini merupakan bagian dari strategi pembiayaan yang bersifat fleksibel dengan memanfaatkan kondisi pasar dengan suku bunga yang relatif masih cukup rendah, mengingat tren kenaikan suku bunga global masih akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Bank BCA (BBCA) Dukung Pemerintah Biayai UMKM

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 09:03 WIB

APP Sinar Mas Menyasar Budidaya Lebah Madu

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 08:54 WIB

PT Timah Raih 8 Penghargaan, Saham TINS Mulai Balik Arah

Jumat, 30 September 2022 | 19:50 WIB

IHSG Tertatih-tatih, Saham BAPA dan FIRE Meroket

Jumat, 30 September 2022 | 13:16 WIB

Aktivitas Manufaktur China Kembali Bangkit

Jumat, 30 September 2022 | 10:14 WIB
X